Syarat Naik Pesawat Terbaru Berlaku, Wajib Tes PCR Bukan Antigen

  • Oleh : Fahmi

Senin, 15/Agu/2022 16:26 WIB
Bangku pesawat. (Ilustrasi) Bangku pesawat. (Ilustrasi)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Ketentuan atau syarat perjalanan domestik kini diperbarui. Salah satunya, syarat wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR.

Ketentuan ini berlaku untuk setiap perjalanan domestik menggunakan moda transportasi udara, lauta, darat, kendaraan pribadi, atau umum, kereta hingga penyeberangan

Baca Juga:
Penumpang Pesawat Ini Malah Merokok Ganja, Penerbangan Delay Berjam-jam

Hal itu ditetapkan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Suharyanto dalam Surat Edaran (SE) No 23/2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang ditetapkan dan berlaku mulai 11 Agustus hingga waktu ditentukan kemudian.

Dalama peraturan syarat perjalan terbaru itu, pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) wajib menjalankan ketentuan protokol kesehatan mulai dari memakai masker kain 3 lapis atau masker medis menutupi hidung, mulut, dan dagu, juga mencuci tangan secara berkala, hingga menjaga jarak.

Baca Juga:
Gara-gara Terlalu Wangi Penumpang Pesawat Ini Kena Tegur

Setiap pelaku perjalanan domestik juga wajib mengaktifkan PeduliLindungi.

Berikut ketentuan lengkap syarat perjalanan domestik terbaru:

Baca Juga:
Wajib Booster, Ini Syarat Naik Pesawat Terbaru

Untuk usia di atas 18 tahun:

- jika sudah mendapat vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster tidak lagi wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau rapid test antigen.

- namun jika baru mendapatkan suntikan pertama, wajib menunjukkan hasil RT-PCR dalam kurun waktu sample 3x24 jam sebelum keberangkatan.

- jika memiliki kondisi kesehatan khusus, wajib menunjukkan hasil skrining Covid-19 beserta surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

Untuk usia 6-17 tahun:

1. jika sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen

2. namun, jika baru dosis pertama wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan

3. bagi PPDN usia 6-17 tahun asal luar negeri dan belum mendapat vaksin, wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan

4. jika memiliki kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid tetap wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan disertai surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah

5. PPDN dengan usia di bawah 6 tahun tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen. Pendamping wajib memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Suharyanto menetapkan, syarat perjalanan tersebut tidak berlaku untuk pengguna moda transportasi perintis termasuk di wilayah perbatasan, daerah tertinggal, terdepan, terluar, dan pelayaran terbatas.

Juga, dikecualikan bagi pelaku perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah/kawasan. (fhm)

 

 

qq