Poltektrans SDP Palembang Gelar Seminar Peran Teknologi pada Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan

  • Oleh : Naomy

Selasa, 23/Agu/2022 18:26 WIB
Seminar hybrid Poltektrans SDP Palembang Seminar hybrid Poltektrans SDP Palembang


PALEMBANG (BeritaTrans.com) - Salah satu Kampus Kementerian Perhubungan, Politeknik Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang gelar Seminar Nasional “Peran Teknologi Dalam Optimalisasi Penyelenggaraan Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan secara hybrid, Selasa (23/8/2022). 
 
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Dr. Djoko Sasono mengatakan, seminar ini bertujuan
mempertemukan para peneliti, pakar, praktisi, cendekiawan, dan mahasiswa untuk bertukar dan berbagi pengalaman, ide – ide baru dan hasil penelitian mereka.

Semua terkait aspek hukum, ekonomi, manajemen, teknologi, dan lingkungan yang terkait dengan transportasi sungai, danau serta penyeberangan.

Baca Juga:
Siapkan Pengemudi Angkutan Umum Andal, BPSDM Kemenhub Kerja Sama dengan Dishub DKI Jakarta

Juga membahas peran teknologi dalam penyelenggaraan sungai, danau dan penyeberangan yang optimal.

“Tidak hanya itu, acara ini juga menjadi wadah yang ideal bagi para pembuat peraturan dan pelaksana untuk berbagi pandangan dan pengalaman demi mengembangkan penelitian kreatif di lingkup transportasi sungai, danau dan penyeberangan," ungkapnya.

Baca Juga:
Di Upacara Pelepasan 152 Perwira BP3IP Jakarta, Sekretaris BPSDMP: Kita Pelaut Ulung

Dia menyampaikan angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (SDP) mempunyai peran yang sangat besar dalam menghubungkan daerah-daerah terpencil di Indonesia. 

“Karena perkembangan keadaan, peran angkutan sungai, danau dan penyeberangan menjadi penyambung  moda (multimoda), sehingga membutuhkan perhatian agar perannya menjadi lebih baik lagi. Untuk itu diperlukan peran teknologi yang bisa mempermudah mobilitas masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan seperti bekerja dan berusaha, pemerataan distribusi barang/jasa, serta meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional khususnya pada sektor sungai, Danau dan penyeberangan," imbuhnya.
 
Djoko bilang, teknologi pada TSDP hingga kini terus mengalami perkembangan dalam segi efektivitas dan efisiensi sesuai dengan kebutuhan manusia. 

Baca Juga:
Kemenhub Buka 7 Diklat Penerbangan Bareng Timor Leste

Oleh karenanya penggunaan teknologi di sektor transportasi menjadi penunjang terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan.
 
“Selain efektifitas dan efisien dengan kebutuhan manusia, juga untuk peningkatan keselamatan dan keamanan pelayaran yang salah satu contohnya dilakukan dengan memberlakukan kewajiban pemasangan dan pengaktifan AIS di kapal-kapal yang berlayar di Perairan Indonesia baik kapal Nasional maupun kapal Asing," tuturnya.

Perkembangan teknologi yang terjadi pada TSDP menurutnya, bukan hanya pada peralatan navigasinya saja, tetapi kepada konstruksi dan bangunan kapal itu sendiri, yang dapat meningkatkan keselamatan, mobilitas, mengurangi biaya dan mengurangi kerusakan lingkungan.

Ini juga dapat mendukung terwujudnya transportasi berkelanjutan serta tercapainya penyelenggaraan TSDP yang optimal. 

“Contoh penerapan teknologi yang dilakukan di sektor transportasi yaitu pengembangan Green Port, di mana Terminal Teluk Lamong, Surabaya menjadi Green Port pertama di Indonesia dan akan menyusul Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta," imbuh dia.

Kemudian lebih lanjut dia juga menyampaikan penerapan teknologi lainnya seperti infrastruktur terpadu dan terintegrasi seperti Transit Oriented Development (TOD) di Poris Plawad, Tangerang, dan aksesibilitas pariwisata di lima Bali baru. 

Penerapan teknologi dalam sistem yang dimiliki Direktorat Jenderal Perhubungan Laut penerapan Inaportnet, tiket elektronik (e-ticketing), Simlala, sistem pendaftaran kapal online, sertifikat elektronik untuk kapal ukuran <GT.7. 

Ada juga Pengelola pelabuhan penyeberangan Merak tahun 2016 memanfaatkan vidiotron dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat, sehingga bisa efektif dan efisien.
 
Seminar nasional ini menampilkan para narasumber dari pemerintah, akademisi hingga industri transportasi, seperti Kepala Badan Kebijakan Transportasi Dr Umar Aris, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Harry MAC.

Koordinator Program Studi DIV Teknik Otomasi Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Dr. Eng. Imam Sutrisno, dan Dosen Poltektrans SDP Palembang Dr. M Fathoni. 

Direktur Poltektrans SDP Palembang, Dr. H. Irwan menyampaikan, seminar nasional ini dilaksanakan sebagai salah satu Tridharma Perguruan Tinggi yaitu penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat sebagaimana diatur dalam Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pendidikan Tinggi.

“Dengan diselenggarakannya seminar nasional bidang Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan ini diharapkan akan muncul ide-ide inovatif segar dari generasi milenial untuk mampu bersaing di era digital ini," katanya.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekeretaris BPSDMP, Dr. Capt. A. Arif Priadi mengemukakan, seminar nasional ini merupakan salah satu kegiatan BPSDM Perhubungan dalam upaya memberikan kontribusi terbaik dalam melahirkan SDM Transportasi yang ber-Prestasi (Profesional, Etika, Standar global, dan Integritas). 

“Semoga melalui diskusi yang dilakukan di seminar nasional ini dapat terus memotivasi para civitas akademika untuk selalu belajar, berpikir, berlatih dan berhitung dalam setiap pelaksanaan tugasnya yang kemudian akan bermanfaat bagi mereka untuk membangun SDM ber-Prestasi dan berdaya saing di bidang transportasi," ucapnya. (omy)