Tingkatkan Layanan Kenyamanan, KAI Bakal Beli Kereta Baru Gantikan 300 Kereta Berusia Tua

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 26/Agu/2022 17:35 WIB
Foto/dok.KAI Foto/dok.KAI

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Sebanyak 300 kereta atau 22 persen dari 1.346 kereta yang dimiliki PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) telah berusia cukup tua.

PT KAI mengatakan, kereta-kereta tua tersebut perlu diganti atau dilakukan peremajaan. Karena itu, PT KAI berencana membeli kereta-kereta baru.

Baca Juga:
Pelayanan Tiket Batal KA Makin Cepat, KAI Daop 1 Sediakan Loket Pelayanan di 8 Stasiun Ini!

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang.

“Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, KAI selalu berupaya untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan dalam berbagai aspek. Kali ini, KAI akan membeli kereta-kereta baru kelas ekonomi untuk menggantikan sarana yang sudah lama beroperasi,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangannya yang diterima Jumat, 26 Agustus 2022.

Baca Juga:
Mau Mandi atau Titip Barang? Ke Shower and Locker di Stasiun Aja

Dia menerangkan, sat ini, KAI memiliki 1.346 unit kereta penumpang, dimana 22% kereta tersebut sudah cukup lama dioperasikan sehingga perlu peremajaan.

Dari keseluruhan jumlah unit kereta penumpang yang KAI miliki, 58%-nya merupakan kereta kelas ekonomi yaitu sebanyak 831 unit kereta.

Baca Juga:
Penumpang KA Daop 5 Purwokerto Meningkat 22 % pada Long Weekend Waisak 2024

Saat ini KAI masih mendata jumlah kereta yang akan dibeli untuk menggantikan kereta-kereta yang telah lama dioperasikan tersebut.

Rencana pembelian Kereta Ekonomi baru ini juga merupakan salah satu langkah KAI untuk memenuhi harapan pelanggan yang terus pulih setelah sebelumnya terdampak pandemi Covid-19.

Dalam melanjutkan transformasi perusahaan, KAI akan terus mendengarkan berbagai masukan dari pelanggan.

Mindset Customer Oriented selalu KAI kedepankan dalam mengembangkan perusahaan.

“KAI akan terus berinovasi dalam mengembangkan berbagai layanan dan beradaptasi dengan perkembangan zaman sehingga pelanggan dapat lebih nyaman selama dalam perjalanan menggunakan KA,” tutup Joni.(fh/sumber:orbitindonesia)