KKP Raih Top Government PR 2022

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 31/Agu/2022 17:34 WIB
Foto/dok.KKP Foto/dok.KKP

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali mendapat anugerah Top Government PR Award dari GPR Institute dalam acara penganugerahan yang berlangsung secara daring, Rabu (31/8/2022).

Ini merupakan penghargaan kedua yang diterima KKP setelah tahun lalu berhasil menyabet GPR Award 2021, karena dinilai berhasil membangun digital public relations di tubuh kementerian.

Baca Juga:
KKP Gandeng Kementerian BUMN dan Pertamina Permudah Akses BBM Bersubsidi untuk Nelayan

"Alhamdulillah KKP kembali dipercaya mendapat TOP GPR Award. Sebuah kebanggaan yang memacu kami untuk terus berinovasi dalam menjalankan strategi komunikasi dan public relation sehingga lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekarang ini," ungkap Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto dalam siaran resmi KKP.

Penghargaan tersebut menurutnya tak lepas dari dukungan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang mendorong tim komunikasi KKP untuk menyampaikan informasi sektor kelautan dan perikanan seluas-luasnya ke tengah masyarakat.

Baca Juga:
Menteri Trenggono Minta Pengawasan Implementasi Kebijakan Ekonomi Biru Diperkuat

Penyebaran informasi sektor kelautan dan perikanan selama ini dilakukan rutin dengan beragam cara, seperti tayangan dokumenter NeptuneTV, program talkshow Bincang Bahari, siaran pers, konferensi pers, hingga memanfaatkan sejumlah platform media sosial. 

Dijelaskannya, seluruh kegiatan tersebut pelaksanaannya didukung perangkat teknologi digital yang bisa diakses awak media dan masyarakat secara langsung dari manapun. 

Baca Juga:
KKP Gelar Sosialisasi PERPU Cipta Kerja di Subsektor Perikanan Tangkap

"Tugas ke depan masih banyak,  kami ditugaskan Pak Menteri untuk bisa meningkatkan literasi tentang 5 program implementasi ekonomi biru ke  masyarakat. Platform digital kami andalkan untuk menyebarkan konten lebih cepat diterima masyarakat," katanya.

Adapun lima program implementasi ekonomi biru dari Menteri Sakti Wahyu Trenggono adalah penangkapan ikan terukur berbasis kuota, perluasan wilayah konservasi laut, pengembangan budi daya laut, pesisir, dan tawar, pengelolaan sampah laut, dan pengelolaan berkelanjutan pesisir serta pulau kecil. 

Sementara itu, Arief Munajad selaku Founder dan Direktur GPR Institute menyampaikan bahwa kegiatan Top GPR Award dan GPR Conference 2022 ini dinilai sangat penting bagi humas pemerintah untuk meningkatkan kemampuan berbagai program penunjang kehumasan yang efektif, sehingga tujuan sebagai jembatan informasi dengan semua pihak bisa terwujud.

"Perkembangan teknologi digital sudah menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Pilihannya hanya dua, beradaptasi atau tertinggal dengan yang lain," tegas Arief.

Arief juga menyampaikan selamat kepada para pemenang yang telah meraih penghargaan Top GPR Award 2022. Dia berharap event conference dan awarding ini menjadi sesuatu yang membanggakan bagi para pelaku kehumasan di ranah pemerintah dan menjadi pemicu untuk meningkatkan kualitas kehumasan melalui berbagai program dan inovasi yang efektif dan efisien.

Sebagai informasi, penilaian TOP GPR Award 2022 dilakukan mulai Mei - Juli 2022. Pengumpulan data dengan metode digital reseacrh yang mengacu kepada tiga parameter penilaian yaitu Digital Media & Website Aspect, Social Media Aspect, dan Digital Awareness Aspect.(fhm)