Lokasi Kecelakaan Truk Maut di Bekasi Dipenuhi Karangan Bunga Belasungkawa

  • Oleh : Fahmi

Kamis, 01/Sep/2022 09:00 WIB
Suasana di depan SDN Kota Baru II dan III Kota Bekasi pada Kamis (1/9/2022). Lokasi ini menjadi tempat terjadinya kecelakaan truk maut yang menyebabkan puluhan korban termasuk ada yang meninggal. Suasana di depan SDN Kota Baru II dan III Kota Bekasi pada Kamis (1/9/2022). Lokasi ini menjadi tempat terjadinya kecelakaan truk maut yang menyebabkan puluhan korban termasuk ada yang meninggal.

BEKASI (BeritaTrans.com) - Lokasi kecelakaan truk maut di depan sekolah SDN Kota Baru II dan III di Jalan Sultan Agung, Kota Bakasi dipenuhi karangan bunga atas ucapan belasungkawa pada Kamis (1/9/2022).

Ucapan turut berduka cita dari berbagai pihak dengan cara menghadirkan karangan bunga di depan sekolah tersebut sejak Kamis pagi.

Baca Juga:
Kecelakaan Truk Fuso Rem Blong Tewaskan 6 Orang di Simalungun

Saat ini, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut juga dihentikan sementara untuk menghilangkan trauma atas kejadian nahas yang terjadi Rabu (31/8/2022) sekilat pukul 11.00 kemarin.

Pada hari Kamis (1/9/2022) ini, pihak sekolah atau para guru melakukan doa bersama di sekolah tersebut.

Baca Juga:
Tabrak Pembatas, Truk Terguling hingga Keluar Jalan Tol Tangerang-Merak

"Untuk sekarang kita melakukan takziah dan doa bersama ya. Sementara anak-anak kita liburkan dulu sampai hilang traumanya," ujar salah satu guru agama, Abdullah, Kamis (1/9/2022).

Abdullah menyebutkan, kemungkinan aktivitas akan dimulai kembali pada hari Senin pekan depan. Sekolah juga akan menyambangi rumah siswa yang menjadi korban dalam kejadian nahas pada Rabu pagi menjelang siang kemarin. 

Baca Juga:
Kecelakaan Honda CRF dengan Truk Boks di Aceh Tamiang, Pemotor Tewas

Pantauan di lokasi sejumlah pihak tengah melakukan identifikasi di sejumlah titik. 

Diketahui, sejumlah siswa dan orang tua murid menjadi korban dalam kejadian tersebut, juga sejumlah pejalan kaki dan pedagang juga diseruduk truk yang datang dari arah Kranji menuju Jakarta tersebut. (Fahmi)