Jokowi Tinjau Pertambangan Freeport: Resmikan 5G Smart Mining hingga Lihat Rumah Ibadah Bawah Tanah

  • Oleh : Redaksi

Jum'at, 02/Sep/2022 07:44 WIB
PT Freeport Indonesia PT Freeport Indonesia

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Presiden Joko Widodo menghabiskan hari ketiga kunjungan kerjanya di Papua kemarin,  Kamis (1/9/2022), dengan meninjau lokasi pertambangan yang dikelola PT Freeport Indonesia di Mimika.

Salah satu kegiatan Jokowi adalah meresmikan teknologi 5G smart mining di pertambangan Freeport yang baru pertama kali diterapkan di Asia Tenggara.

Baca Juga:
Presiden Jokowi: Elektabilitas Prabowo dan Gerindra Potensial Teratas, Diungkapkan saat HUT ke-15, Terima Kasih Telah Mendukung Pemerintah

"Hari ini, kita buktikan bahwa kita telah bergerak lebih maju dengan menerapkan 5G smart mining pertama di Asia Tenggara oleh PT Freeport Indonesia yang didukung PT Telkomsel," kata Jokowi, dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.

Menurut Jokowi, Indonesia tidak boleh tertinggal dan harus mampu bersaing di segala sektor yang semakin terdigitalisasi, termasuk pertambangan.

Baca Juga:
Babinsa Koramil Timika Berikan Materi PBB dan Kesamaptaan Jasmani Bagi Pelajar SMA Taruna

Ia mengatakan, pertambangan pun mesti segera mengimplementasikan teknologi artificial intelligence, internet of things, machine learning, hingga big data untuk mendukung operasional.

"Kita membutuhkan intervensi teknologi untuk memajukan sektor pertambangan yang umumnya seperti PT Freeport ini berada di daerah-daerah yang terpencil dan sulit terjangkau dengan tantangan geografis dan konektivitas yang tidak mudah," kata Jokowi.

Baca Juga:
Satgas Yonif Mekanis 203/AK Adakan Kegiatan Sosial di Pasar Popome

Jokowi menuturkan, teknologi 5G smart mining diterapkan dalam rangka mendukung otomatisasi dan kendali jarak jauh serta meningkatkan keselamatan kerja dan produktivitas pertambangan PT Freeport Indonesia.

Jokowi pun merasa senang karena operasional tambang di bawah tanah 99 persen dilakukan oleh pegawai asal Indonesia, khususnya dari Papua.

"Tadi saya sudah melihat secara langsung yang saya senang 99 persen dari total karyawan yang tadi mengendalikan, mengoperasionalkan itu asli Indonesia, khususnya dari tanah Papua," ujar Jokowi.

"Melalui teknologi 5G underground smart mining ini, betul-betul aktivitas pertambangan di bawah tanah bisa dimonitor menggunakan kamera yang terhubung dengan kecerdasan buatan dan mencegah serta meminimalkan risiko kecelakaan kerja," imbuh dia.

Ia meyakini, teknologi ini akan membuat PT Freeport Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat global, menghasilkan banyak sumber daya manusia berkualitas, serta berkontribusi pada industri pertambangan Indonesia.

Lebih lanjut, Jokowi menyampaikan bahwa akan ada target baru untuk produksi tambang Freeport Indonesia.

"Jadi kita sudah bicara banyak dengan mereka. Mengenai target-targetnya. Tetapi nanti setelah rampung dibicarakan oleh para menteri, saya (akan) ngomong (menyampaikan target pemerintah)," ujar Jokowi.

 

Kunjungi Rumah Ibadah Bawah Tanah

Di sela-sela peninjauan di pertambangan Freeport, Jokowi dan rombongan juga sempat mengunjungi rumah ibadah yang ada di lokasi pertambangan yakni Masjid Al Baabul Munawwar dan Gereja Oikumene Soteria yang berada di Deep Mill Level Zone (DMLZ) Undergound, Kabupaten Mimika.

Dua rumah ibadah ini tidak biasa karena letaknya berada di bawah tanah. Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi disebut mengagumi masjid dan gereja itu karena tidak hanya unik, tetapi juga mencerminkan toleransi yang sangat tinggi.

Jokowi juga sempat mengunjungi Museum Bunaken di lokasi pertambangan Garsberg untuk menyimak sejarah pertambangan Freeport Indonesia.

Di sana, Jokowi sempat berbincang dengan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas dan Presiden Komisaris PT Freeport Indonesia Richard Adkerson.

Dalam kesempatan itu, Tony menyampaikan bahwa Grasberg adalah tambang kedua setelah Ertsberg.

“Sekarang di kedua tambang itu sudah tidak ada lagi penambangan?” kata Jokowi, dikutip dari siaran pers.

“Sudah tidak ada penambangan 100 persen di Etsberg dan Grasberg. Sekarang sedang reklamasi dan kita me-maintain kestabilan lerengnya,” ujar Tony.

Adapun setelah menyelesaikan kunjungan kerja di Papua, pada Kamis sore Jokowi bertolak menuju Kepulauan Tanimbar, Maluku, untuk melanjutkan kunjungannya.

Setibanya di Kepulauan Tanimbar, Jokowi disambut antusias oleh masyarakat meski waktu sudah petang.

“Pak Jokowi, Pak Jokowi,” teriak warga yang menyambut di sepanjang jalan, sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

Warga membentangkan spanduk bertuliskan Bahasa Jawa "Sugeng Rawuh Pak Jokowi" yang artinya selamat datang Pak Jokowi.

Ada pula warga yang membentangkan kertas putuh bertuliskan "Presiden Terbaik se-Dunia".

Mobil yang digunakan Presiden dan Ibu Iriana juga sempat berhenti untuk menyapa warga sekaligus membagikan masker, kaus, dan juga buku-buku.

YohanaPresiden Joko Widodo beberkan manfaat penggunaan teknologi 5G smart mining.       (ny/Sumber:Kompas.com)