Jalur Kereta Api Rangkasbitung-Labuan Mulai Dikerjakan Tahun 2023

  • Oleh : Redaksi

Sabtu, 03/Sep/2022 06:09 WIB
Ilustrasi. Foto/ dok.KAI Ilustrasi. Foto/ dok.KAI

PANDEGLANG (BeritaTrans.com) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang menyebut reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung-Labuan sepanjang 56,6 kilometer milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai dikerjakan tahun 2023.

Kepala Seksi Angkutan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang Iman Subekti mengatakan, reaktivasi yang dilakukan PT KAI terbagi dalam segmen 1 jalur Rangkasbitung-Pandeglang sepanjang 18,7 kilometer dan segmen 2 jalur Pandeglang-Labuan sepanjang 37,9 kilometer.

Baca Juga:
DJKA Minta BPN Tak Proses Sertifikasi Tanah 12 Meter dari Rel Kereta Api

“Reaktivasi jalur rel KA Rangkasbitung-Labuan ini mulai pengerjaan di tahun 2023 awal. Itu kata konsultannya,” kata Imam, Kamis (1/9/2022).

Menurut Imam, konsultan pelaksana reaktivasi, belum lama ini sudah turun mengecek lokasi stasiun dan jalur rel kereta Pandeglang-Labuan sepanjang 37,9 kilometer. Serta melakukan pemotretan menggunakan drone.

Baca Juga:
Pergerakan Tanah di Jalur KA Bogor-Sukabumi, Daop 1 Jakarta Pastikan Jalur Rel Aman dan Operasi Normal

“Pengambilan foto pakai drone sudah dilakukan. Hanya saja yang belum yaitu memberikan dana kerohiman kepada warga menempati lahan PT KAI,” katanya.

Menurut dia, pendataan calon penerima kerohiman sudah dilakukan pendataan dari tahun lalu.

Baca Juga:
Jalur Ambles di Cilacap, Perjalanan KA Lintas Selatan Jawa Terhambat

“Kalau saja tidak ada Covid-19 mungkin sekarang sudah jalan dan tahun 2022 ini dilakukan peresmian. Namun karena Covid-19 sehingga proyek reaktivasi yang masuk Proyek Strategis Nasional menjadi tertunda,” jelasnya.

Iman menjelaskan, dalam rangka menyambut dihidupkannya kembali jalur rel kereta api Rangkasbitung-Labuan, Dinas Perhubungan sudah mempersiapkan rencana induk transportasi Kabupaten Pandeglang. Jadi menyiapkan simpul trayek dari terminal menuju Stasiun Kereta.

“Kita sudah siapkan 17 trayek. Untuk simpul transportasi angkutan yang tersebar di 11 kecamatan,” tandasnya.(fh/sumber:bantenhits)