Iran Tangkap Dua Kapal Drone AS di Laut Merah

  • Oleh : Redaksi

Minggu, 04/Sep/2022 07:34 WIB
Kapal permukaan tak berawak (USV) Angkatan Laut AS, Saildrone Explorer.(AFP PHOTO/NATIANNA STRACHEN) Kapal permukaan tak berawak (USV) Angkatan Laut AS, Saildrone Explorer.(AFP PHOTO/NATIANNA STRACHEN)

WASHINGTON DC (BeritaTrans.com) - AS untuk kedua kalinya dalam sepekan ini memaksa Iran untuk melepaskan kapal permukaan tak berawak (USV) "Saildrone Explorer" yang coba direbutnya di laut, menurut para pejabat.

Militer AS belum secara resmi mengomentari insiden tersebut. Tetapi seorang pejabat pertahanan AS, yang berbicara dengan syarat anonim, menyarankan bahwa Iran telah berusaha secara diam-diam merebut kapal drone AS.

Baca Juga:
Bertemu Menhan AS, Prabowo Subianto Dinilai Memainkan Peran Srategis untuk Indonesia, Pengamat: Perimbangan Pengaruh China

Pejabat itu mengatakan sebuah kapal perang angkatan laut Iran menarik dua kapal drone AS sepenuhnya keluar dari air pada Kamis (1/9/2022) dan kemudian menutupinya dengan terpal.

Iran awalnya membantah memiliki properti AS sebelum mengembalikannya pada Jumat (2/9/2022) ke kapal perang AS yang berkumpul di tempat kejadian, kata seorang pejabat AS sebagaimana dilansir Guardian.

Baca Juga:
Menhan Prabowo Subianto Terima Kunjungan Menteri Pertahanan Amerika Serikat: Beri Penghormatan di Depan Patung Presiden Soekarno

Iran telah membangun kehadiran angkatan lautnya di Laut Merah, dekat pantai Yaman di mana Teheran mendukung gerakan Houthi, setelah mengirim kapal ke sana lebih dari satu dekade lalu untuk melindungi kapal tanker minyak dan kapal dagang Iran dari pembajakan.

Insiden di sana, setelah kejadian sebelumnya di Teluk, adalah pengingat terbaru dari ketegangan militer antara AS dan Iran, bahkan ketika kedua negara mengejar pembicaraan nuklir.

Baca Juga:
Panglima TNI Jenderal Andika Kembali Mutasi Puluhan Anak Buah Menhan Prabowo Subianto

Perselisihan ini juga terjadi setelah insiden baku tembak pekan lalu antara pasukan AS dan kelompok-kelompok yang didukung Iran di Suriah.

Sebelumnya pada Jumat (2/8/2022), televisi pemerintah Iran mengatakan angkatan laut Iran telah melepaskan dua drone maritim AS di Laut Merah tetapi menuduh kapal tak berawak Amerika membahayakan keselamatan maritim, tanpa memberikan bukti.

“Fregat (Angkatan Laut Iran) Jamaran menyita dua kapal pada Kamis untuk mencegah kemungkinan kecelakaan setelah mengeluarkan peringatan kepada armada AS. Setelah jalur pelayaran internasional diamankan, kedua kapal tersebut dilepaskan di area yang aman,” kata TV.

Tayangan televisi Iran yang ditayangkan pada hari tampaknya (2/9/2022) menunjukkan lebih dari selusin personel angkatan laut Iran mendorong dua pesawat tak berawak ke laut dari dek kapal mereka.(fh/sumber:kompas)