Main Hub Kualanamu, Lion Air Group Hadirkan Konektivitas Pilihan Terbang ke Sejumlah Negara

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 21/Sep/2022 16:18 WIB
Foto:Ilustrasi Foto:Ilustrasi

MEDAN (BeritaTrans.com) - Lion Air Group melalui afiliasi perusahaan penerbangan menawarkan kemudahan perjalanan udara rute domestik dan internasional melalui bandara penghubung utama (main hub) Bandar Udara Internasional Kualanamu Medan di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO) dengan konsep layanan penerbangan langsung dan saling terkoneksi.

"Kemudahan terbang melalui Main Hub Kualanamu.  Konektivitas Lion Air Group, pilihan terbang Indonesia bagian Barat menuju Singapura, Malaysia, Kamboja, Myanmar, Vietnam, Thailand, India, Pakistan, Bangladesh, Nepal, Australia dan Arab Saudi," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro Rabu (21/9/2022).

Baca Juga:
Batik Air Terbang Perdana Bandara Soetta - Penang Malaysia, Ini Jadwalnya!

Dijelaskan, penerbangan langsung dan saling terkoneksi bagian upaya mempermudah aksesibilitas wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara serta pebisnis.

Ini dia bandara yang langsung terkoneksi oleh Main Hub Kualanamu

Baca Juga:
Lion Air Group Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Cianjur

Asia Tenggara

1. Indonesia

Baca Juga:
Jadwal Maskapai Lion Air Group di Bali Alami Penyesuaian Selama KTT G20, Penumpang Wajib Perhatikan Ini!

· Terbang langsung: Jakarta–Halim Perdanakusuma (HLP), Jakarta–Soekarno-Hatta (CGK), Bandung (BDO), Batam (BTH), Padang (PDG), Palembang (PLM), Pekanbaru (PKU), Surabaya (SUB), Yogyakarta Kulonprogo (YIA), Banda Aceh (BTJ), Gunungsitoli (GNS), Jambi (DJB), Lhokseumawe (LSW), Meulaboh, Aek Godang/ Padang Sidempuan (AEG), Sibolga (FLZ), Simeulue (SMG), Takengon (TXE), Tanjung Pinang (TNJ), Pangkalpinang (PGK) dan Tanjung Pandan Belitung (TJQ).

· Rute lanjutan (terhubung) ke intra-Indonesia Solo (SOC), Semarang (SRG), Malang (MLG), Bali (DPS), Lombok (LOP), Labuan Bajo (LBJ), Kupang (KOE), Pontianak (PNK), Palangkaraya (PKY), Banjarmasin (BDJ), Balikpapan (BPN), Samarinda (AAP), Berau (BEJ), Tarakan (TRK), Makassar (UPG), Kendari (KDI), Palu (PLW), Gorontalo (GTO), Manado (MDC), Ambon (AMQ), Ternate (TTE), Sorong (SOQ), Manokwari (MKW), Biak (BIK), Jayapura (DJJ), Merauke (MKQ) dan kota-kota lain.

2. Malaysia. Kuala Lumpur (KUL), Langkawi (LGK), Penang (PEN), Kota Kinabalu (BKI), Melaka (MKZ), Kuching (KCH), Labuan (LBU), Johor Bahru (JHB), Sandakan (SDK) serta kota tujuan lain.

3. Singapura (SIN)

4. Kamboja. Rute lanjutan (transit Kuala Lumpur) Phom Penh (PNH)

5. Myanmar. Rute lanjutan (transit Kuala Lumpur) Yangon (RGN)

6. Vietnam. Rute lanjutan (transit Kuala Lumpur) tujuan Hanoi (HAN) dan Ho Chi Minh City (SGN)

7. Thailand. Rute lanjutan (transit Kuala Lumpur) tujuan Bangkok Don Mueang (DMK) dan Phuket (HKT).

Asia Selatan

8. India. Rute lanjutan (transit Kuala Lumpur) tujuan Mumbai (BOM); Cochin atau Kochi (COK); Bangaluru (BLR); Delhi (DEL); Hyderabad (HYD), Amritsar (ATQ).

9. Pakistan. Rute lanjutan (transit Kuala Lumpur) tujuan Lahore (LHR).

10. Bangladesh. Rute lanjutan (transit Kuala Lumpur) tujuan Dhaka (DAC).

11. Nepal. Rute lanjutan (transit Kuala Lumpur) tujuan Kathmandu (KTM).

Australia

12. Australia. Rute lanjutan (transit Kuala Lumpur) tujuan Brisbane (BNE), Melborune (MEL) dan Perth (PER)

 Timur Tengah

13. Arab Saudi. Terbang langsung (non-stop) tujuan Jeddah (JED) dan Madinah (MED).

Lion Air Group mendatang akan menambahkan jaringan penerbangan secara bertahap untuk aksesibilitas cepat, aman, nyaman, sehat.

· Mempermudah konektivitas lebih baik bagi masyarakat, pebisnis dan wisatawatan dari dan menuju Sumatera Utara melalui Bandar Udara Internasional Kualanamu penerbangan langsung dan saling terkoneksi (connecting flight).

· Berkontribusi pada tahapan percepatan pemulihan perekonimian daerah dan nasional pada berbagai sektor.

· Pengembangan potensi daerah bidang kepariwisataan, pertambangan, UMKM (industri kreatif), perkebunan, perikanan dan lainnya.

· Pengembangan industri aviasi untuk layanan penerbangan penumpang reguler berjadwal, sewa (charter) serta angkutan kargo dan jasa pengiriman.

· Akselerasi peningkatan kemandirian dan daya saing industri penerbangan nasional dan global.

Jenis pesawat yang dioperasikan dalam upaya memberikan pengalaman terbang kepada setiap penumpang menggunakan armada generasi modern, antara lain:

1. ATR 72-500
2. ATR 72-600
3. Airbus 320-200
4. Airbus 330-300
5. Airbus 330-900
6. Boeing 737-800NG
7. Boeing 737-900ER
8. Boeing 737-8

Setiap penumpang mendapatkan layanan sesuai kategori maskapai. Penumpang akan mendapatkan hiburan gratis inflight entertainment yang dapat diakses dari perangkat handphone dan tablet didukung oleh Tripper. Caranya mudah, download aplikasi Tripper. Hiburan gratis tersedia beragam film seperti Indonesia, Hollywood dan Korea. Selain itu para tamu dapat bermain games, membaca majalah digital dan masih banyak lagi.

Upaya memastikan terbang itu sehat, seluruh armada dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter atau penyaringan partikel yang kuat. HEPA filter membantu menjaga kebersihan udara di kabin dan menyaring lebih dari 99,9% jenis virus, kuman, serangga dan bakteri. Udara di dalam kabin pesawat diperbarui setiap 2-3 menit, sehingga lebih segar. Siklus udara dari toilet (lavatory) dan dapur (galley) langsung dialirkan ke luar pesawat.(fhm)