PT Pelindo Targetkan Tol Cibitung-Cilincing Tersambung Akhir 2022

  • Oleh : Fahmi

Kamis, 13/Okt/2022 16:46 WIB
Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 Segmen Cibitung-Interchange Telaga (Foto:BeritaTrans.com/aksi.id/ahmad) Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi 1 Segmen Cibitung-Interchange Telaga (Foto:BeritaTrans.com/aksi.id/ahmad)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menargetkan jalan tol Cibitung -Cilincing akan tersambung secara penuh pada akhir tahun ini.

Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengatakan pembangunan tol Cibitung-Cilincing saat ini tinggal menuntaskan pengerjaan di seksi 4 agar bisa beroperasi secara mulus. Sebelumnya, Seksi 2 dan 3 ruas tol tersebut sepanjang 24,7 kilometer baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada bulan lalu.

Baca Juga:
Pelindo Akan Bikin Hub Logistik di Jalan Tol Cibitung Cilincing

“Kalau selesai kontruksi memang November, kemudian bukanya 2-3 minggu setelah selesai. Kita harapkan Desember itu operasi penuh. Yang jelas bulan Desember Cibitung-Cilincing udah tinggal cus,” kata Arif di kantor Pelindo kepada wartawan, Kamis (13/10/2022).

Dia menjelaskan alasan utama Pelindo untuk terjun dalam pengelolaan tol lantaran Tol Cibitung-Cilincing berperan penting untuk memperlancar arus kendaraan menuju Pelabuhan Utama Tanjung Priok dari kawasan timur Jakarta.

Baca Juga:
Tol Cibitung - Cilincing Resmi Berbayar 9 Oktober, Ini Tarifnya

Selain itu, Arif menyebut lebih dari 60 persen kargo yang datang ke Pelabuhan Utama Tanjung Priok berasal dari kawasan timur Jakarta. Dia mengungkapkan posisi trafik jalan tol Cikampek sekitar Cikunir, Bekasi Barat dan Bekasi Timur saat ini cukup padat.

Untuk mengurai kepadatan itu, seluruh seksi Jalan Tol Cibitung-Cilincing mesti terhubung. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pelabuhan tersebut mengelola jalan tol lewat anak usahanya, PT Akses Pelabuhan Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Akses Pelabuhan Indonesia Iwan Ridwan menjelaskan progress konstruksi Tol Cibitung Cilincing seksi 4 memang sudah hampir selesai. Namun, target operasional diperkirakan baru bisa terlaksana pada awal Desember 2022.

“Saat ini progres seksi IV udah 97 persen, mestinya November akhir rampung. Konstruksi sisa sedikit lagi tinggal 600 meter. Pada Desember sudah tersambung semua, sudah operasional. Uji laik operasi juga,” jelasnya.

Jalan Tol Cibitung-Cilincing memiliki panjang total 34,76 kilometer terdiri dari empat seksi yakni Seksi 1 Cibitung-Telaga Asih (3,03 km), Seksi 2 Telaga Asih-Gabus (10,1 km), Seksi 3 Gabus-Tarumajaya (14,35 km) dan Seksi 4 Tarumajaya-Cilincing (7,66 km). Tol ini menghubungkan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1 dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Presiden Jokowi sebelumnya meresmikan Jalan Tol Cibitung–Cilincing pada Selasa (20/9/2022) di Gerbang Tol Gabus, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Jokowi berharap kehadiran ruas Jalan Tol Cibitung-Cilincing sepanjang 27,2 kilometer ini akan mempercepat mobilitas barang, utamanya barang-barang yang berasal dari kawasan-kawasan industri di Bekasi bagian utara dan juga dari kawasan-kawasan logistik yang ada di Karawang dan Bekasi.

“Sangat cepat dengan jalan Tol Cibitung-Cilincing ini dihantarkan kepada pelabuhan yang ada di Jakarta wilayah utara. Kecepatan inilah yang nanti akan mempermudah mobilitas barang dan tentu saja dengan kecepatan itu akan memperkuat daya saing produk-produk Indonesia yang akan diekspor,” ujarnya.

Jokowi juga berharap Jalan Tol Cibitung-Cilincing yang telah diambil alih oleh PT Pelindo dari PT Waskita Karya ini dapat memberikan pelayanan kepada truk-truk logistik.

“Diharapkan ini dapat memberikan pelayanan terhadap truk-truk kontainer barang-barang yang akan diekspor maupun barang-barang impor yang akan menuju ke kawasan industri ke kawasan logistik yang ada,” ungkapnya.(fhm/sumber:bisnis)