Mau Liburan Nataru Naik Kapal Ferry? Ayo Beli Tiketnya dari Sekarang,

  • Oleh : Naomy

Minggu, 13/Nov/2022 11:26 WIB
Penumpang kapal enyeberangan Penumpang kapal enyeberangan

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Mau nikmati liburan dengan kapal penyebrangan? PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dari sekarang.

Hal itu lantara tiket online sudah bisa dipesan mulai H-60 atau 60 hari sebelumnya melalui Website www.ferizy.com, Aplikasi Ferizy, dan Sales Channel Ferizy yaitu: Alfamart, Indomaret, AgenBRILink, dan Agen Finpay (Delima Point). 

Baca Juga:
ASDP Relokasi KMP Jatra II dari Lintas Merak-Bakauheni, Perkuat Lintas LDF Ketapang-Lembar

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menyampaikan, ASDP telah membuka penjualan tiket ferry periode Angkutan Nataru sejak 60 hari sebelumnya hari H, mengingat waktu perjalanan libur Nataru yang semakin dekat. 

Dengan begitu, masyarakat diimbau agar melakukan reservasi tiket jauh-jauh hari sehingga perjalanan lebih terjamin, lebih aman, tidak perlu mengantre, dan pastinya lebih nyaman. 

Baca Juga:
Persiapan Jelang Angkutan Lebaran, ASDP Tingkatkan Fasilitas di Pelabuhan Merak

"Pengguna jasa khususnya di lintas Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk, dapat memesan tiket ferry untuk perjalanan Nataru mulai dari sekarang. Pastikan beli tiket online secara mandiri  hanya di Website Ferizy, Aplikasi Ferizy, atau di mitra resmi ASDP, yaitu: Indomaret, Alfamart, Agen BRILink, dan Agen Finpay (Delima Point). Hal ini penting untuk memastikan ketersediaan tiket dan memperlancar pelayanan di pelabuhan," urai Shelvy di Jakarta, Ahad (13/11/2022).

Pada layanan angkutan Nataru, pihaknya juga akan menyiapkan posko terpadu. Periode Posko Terpadu akan dimulai 17 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023. 

Baca Juga:
Makin Familiar, Pengguna Ferizy ASDP Tembus 1,38 Juta Orang

"ASDP memperkirakan total penumpang yang akan dilayani di 10 lintasan terpantau nasional sebanyak 2,68 juta orang dan jumlah kendaraan sebanyak 126 ribu unit roda dua, 320 ribu unit kendaraan kecil/pribadi, 23 ribu unit bus, dan 219 ribu unit truk," ungkapnya. 

Ke-10 lintasan terpantau nasional diantaranya Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Hunimua-Waipirit, Tanjung Kelian-Tanjung Api-api, Bitung-Ternate, Bajoe-Kolaka, Kupang-Rote, dan Ajibata-Ambarita.

Pengguna jasa, lanjutnya, yang telah membeli tiket untuk mengatur waktu di hari H agar tidak terlambat dan melakukan check in dua jam sebelumnya. Tiket akan expired jika melewati waktu jadwal masuk pelabuhan. 

Bila tiba di pelabuhan belum bertiket, maka kendaraan akan diminta putar balik keluar pelabuhan. 

"Jangan lupa saat membeli tiket via online, pastikan agar mengisi daftar penumpang dalam kendaraan secara tepat dan lengkap, termasuk data kendaraannya. Ini penting terkait hak asuransi setiap penumpang dan memperlancar proses perjalanan Pengguna Jasa," tuturnya.

Selain itu, pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan dengan kapal ferry juga wajib memenuhi ketentuan persyaratan menyeberang sesuai Surat Edaran Ketua Satgas Covid-19 Nomor 24 Tahun 2022 dmyang berlaku sejak 25 Agustus 2022, di mana seluruh calon penumpang usia 18 tahun ke atas wajib memiliki sertifikat vaksin dosis ketiga atau booster sebelum melakukan perjalanan.

Lebih lanjut, calon penumpang usia 6-17 tahun wajib memiliki sertifikat vaksin dosis kedua, dan calon penumpang di bawah enam tahun wajib didampingi oleh pendamping yang telah memenuhi ketentuan vaksinasi Covid-19.

Selanjutnya apabila calon penumpang belum divaksin atau memiliki kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid, maka harus melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

Untuk kelancaran operasional dan layanan selama periode Natal dan Tahun Baru 2023, ASDP juga memastikan kesiapan petugas dan peralatan pendukung serta penerapan protokol kesehatan secara ketat baik di kapal dan pelabuhan. 

"Kami telah mengantisipasi bahwa penyelenggaraan Angkutan Nataru ini potensi lonjakan penumpang dan kendaraan relatif tinggi. Namun, kami harap masyarakat tetap mengikuti aturan sebaik-baiknya terkait vaksinasi dan booster serta tidak mengabaikan protokol kesehatan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain," ujarnya. (omy)