Momen KTT G20 Sekaligus jadi Ajang Sosialisasi Ditjen Hubdat Terkait Kendaraan Listrik

  • Oleh : Naomy

Minggu, 13/Nov/2022 16:41 WIB
Hendro Sugiatno Hendro Sugiatno

NUSA DUA (BeritaTrans.com) – Kegiatan KTT G20 yang berlangsung hingga 16 November 2022, jadi ajang Sosialisasi Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan terkait kendaraan listrik.

Sejak awal pekan tepatnya Senin (7/11/2022), Ditjen Hubdat telah melakukan touring Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) dari Jakarta hingga Bali. 

Baca Juga:
Dirjen Hubdat Bagikan Tips Aman Bagi Pemudik Saat Gunakan Lajur Contraflow

Dengan menggandeng sejumlah pemangku kepentingan seperti swasta dan BUMN, Ditjen Hubdat menggelar Sosialisasi Kendaraan Listrik di kota-kota yang disinggahinya seperti Solo (8/11/2022) dan Jember (9/11/2022) hingga tiba di Bali pada 10 November 2022.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno menjelaskan, hingga hari ini (14/11/2022) pihaknya terus aktif sosialisasi dengan berbagai cara.

Baca Juga:
Dirjen Hubdat Sampaikan Duka Cita Kecelakaan di KM 58 Tol Japek: Utamakan Keselamatan!

Di antaranya menggelar talkshow pada Pameran G20 di Nusa Dua, Bali yang merupakan Expo Side Events KTT G20 dengan tema Future SME Village. 

"Ini sebagai bentuk kampanye aktif untuk mempromosikan kendaraan listrik di kalangan masyarakat umum," tutur Hendro.

Baca Juga:
Ditjen Hubdat Atur Cara Muat Kendaraan Listrik di Kapal Penyeberangan

Tren perkembangan kendaraan listrik di Indonesia menurutnya terus menunjukkan  peningkatan. 

"Saya mengapresiasi banyak produsen lokal yang sudah memproduksi kendaraan listrik. Charging dari produk lokal juga sudah banyak, karena itu kita mendorong terus termasuk konversi motor (berbahan bakar fosil ke listrik). Saat ini bahkan sedang dirumuskan juga insentif kendaraan listrik sehingga harganya akan turun dan ekosistem kendaraan listrik segera terbangun,” urainya.

Menurut dia, kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan terlebih mengingat yang berbahan bakar fosil bergantung pada ketersediaan bahan bakar yang tidak dapat didaur ulang dan terbatas jumlahnya.

"Memang perubahan apapun pasti akan ada resistensi, itu soal yang biasa. Tapi suatu saat pasti akan lebih tertata. Mau tidak mau maka kita harus mempersiapkan diri untuk menggunakan kendaraan listrik,” ujar Dirjen Hendro.

Sementara itu, Direktur Sarana Transportasi Jalan Danto Restyawan menyatakan, melalui kegiatan touring  (lKBLBB Jakarta – Bali menjadi bukti bahwa kendaraan listrik dapat digunakan untuk perjalanan jauh. 

“Hal tersebut membuktikan bahwa kendaraan listrik juga andal, nyaman, aman dan hemat. Masih banyak tantangan yang kita hadapi dalam perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, baik dari sisi produksi kendaraan listrik, komponen, penyebaran SPKLU dan juga perubahan mindset masyarakat untuk beralih menggunakan kendaraan listrik,” kata Danto.

Dia bilang, kampanye penggunaan kendaraan ramah lingkungan yang dilakukan melalui kegiatan touring kendaraan listrik ini merupakan momen yang tepat sebagai salah satu kegiatan menjelang KTT G20 yang puncaknya nanti akan dilaksanakan 15 dan 16 November di Bali.

Tidak hanya melalui touring KBLBB, Danto menjelaskan bahwa Ditjen Hubdat juga turut memeriahkan penyelenggaraan KTT G20 dengan dukungan shuttle bus listrik dan juga pameran kendaraan listrik. 

Pameran kendaraan listrik ini diadakan di Art Bali, Bali Collection Nusa Dua mulai 12 hingga 16 November 2022. 

Pameran kendaraan listrik ini diramaikan oleh 28 exhibitor dengan jenis kendaraan sepeda motor listrik, mobil listrik, bus listrik, truk listrik, kendaraan konversi, dan komponen pendukung KBLBB. 

Selama pameran berlangsung, setiap harinya Ditjen Hubdat juga menggelar seminar dan talkshow yang berbeda setiap harinya dengan topik bahasan antara lain:
1. Kebijakan Pemerintah Menanggapi Perkembangan Kendaraan Listrik;

2. Kendaraan Listrik Transportasi Masa Depan;

3. Implementasi Regulasi Kendaraan Listrik Terhadap Industri Lokal di Indonesia;

4. Persiapan Persaingan Kendaraan Listrik Anak Bangsa;

5. Kendaraan Listrik Tingkatkan Pembangunan Negara.  (omy)