Indonesia Tuan Rumah Pertemuan Aviasi Internasional APANPIRG

  • Oleh : Naomy

Selasa, 22/Nov/2022 21:37 WIB
Pertemuan ICAO di Bali Pertemuan ICAO di Bali


BALI (BeritaTrans.com) - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara bersama dengan International Civil Aviation Organization (ICAO) menyelenggarakan pertemuan internasional Thirty-Third Meeting of the Asia/ Pacific Air Navigation Planning and Implementation Regional Group (APANPIRG/33) yang digelar selama tiga hari 22-24 November 2022 di Bali. 

Pertemuan secara hybrid ini dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Novie Riyanto Rahardjo, Selasa (22/11/2022). 

Baca Juga:
Jelang Libur Nataru, Kemenhub Inspeksi Pesawat di 38 Bandara, Diprediksi Penumpang 3,62 juta

Turut hadir Direktur Regional ICAO APAC (International Civil Aviation Organization – The Asia Pacific Accreditation Cooperation), Mr. Tao Ma, Mr. Kevin Shum, Sekretaris Deputi Kementerian Transportasi Singapura, pejabat di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara serta stakeholder penerbangan. 

Hadir 32 negara anggota serta para ahli dari organisasi internasional yang tergabung dalam ICAO APANPIRG.

Baca Juga:
Jelang Angkutan Nataru, Ditjen Hubud Beberkan 6 Strategi ini

Pertemuan ini membahas rencana implementasi ketentuan navigasi penerbangan dan ajang berbagi pengalaman terkait rencana dan pelaksanaan navigasi penerbangan di wilayah negara Asia Pasific, yang dituangkan dalam Global Air Navigation Plan dan Global Aviation Safety Plan di negara wilayah Asia Pasific dengan  tetap mengacu pada standar ICAO.  

“Sebelumnya, Pertemuan ICAO APANPIRG selama pandemi Covid-19 dilakukan secara online, tahun ini alhamdulillah Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah pertemuan yang ke-33, jadi mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan keselamatan penerbangan serta meningkatkan safety awereness bagi seluruh stakeholder penerbangan,” ujar Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nur Isnin Istiartono.

Baca Juga:
31 Rute Angkutan Perintis di Bandara Dabo Singkep dan Bandara Nop Goliat Dekai Kembali Operasi

Guna mendukung perencanaan global ICAO untuk keselamatan dan navigasi penerbangan, dia berharap semua negara anggota bisa bekerjasama, bahu-membahu dengan mengikutsertakan   stakeholder penerbangan terkait, untuk terus memberikan dukungan terhadap implementasi hal tersebut di atas.

“Diharapkan pertemuan ini sangat bermanfaat bagi Indonesia dan negara-negara di wilayah Asia Pasifik guna mencari solusi dan kolaborasi meningkatkan keselamatan navigasi penerbangan,” tutup Isnin. (omy)