Tersambar Kereta Api di Purwakarta, Pria Lansia Tewas

  • Oleh : Redaksi

Sabtu, 03/Des/2022 22:08 WIB
Seorang lansia diperkirakan berusia 60 tahun tewas tertabrak kereta api. (Dok.Polres Purwakarta) Seorang lansia diperkirakan berusia 60 tahun tewas tertabrak kereta api. (Dok.Polres Purwakarta)

PURWAKARTA (BeritaTrans.com) - Seorang lansia diperkirakan berusia 60 tahun tewas tertabrak kereta api di Kampung Cikopak, Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta. Pria paruh baya tanpa identitas tersebut diduga sengaja bunuh diri.

Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain melalui Kapolsek Purwakarta Kota, Kompol H.Januaryono, membenarkan ihwal kecelakaan tersebut. Dia mengatakan, korban jenis kelamin pria tanpa identitas tewas setelah tersambar kereta api.

Baca Juga:
Uji Coba KA di Sulsel Makan Korban, Penyandang Disabilitas Tewas Tertabrak Kereta

"Iya benar (tertabrak), (korban) tanpa identitas jenis kelamin pria dan diperkirakan berusia 60 tahun. Meninggal dunia tertabrak kereta api Kereta Argo parahyangan yang datan dari arah bandung menuju Jakarta. Kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekira pukul 16.52 WIB," ucap Januaryono, saat dihubungi melalui Whatsapp pribadinya, pada Sabtu, 3 Desember 2022, petang. 

Pria tersebut, lanjut dia, diduga sengaja melakukan aksi bunuh diri dengan menabrakan diri ke Kereta Api.

Baca Juga:
Viral Kecelakaan KA Sancaka Tertabrak Truk Pembawa Mobil, Ini Penjelasan KAI

"Patut dicurigai sengaja bunuh diri dan korban tidak membawa kartu identitas. Berdasarkan informasi dari Masinis, saat itu korban duduk disamping rel kereta dan ketika kereta hendak melintas korban malah berdiri dan menghampiri kereta," ucap Januaryono. 

Korban meninggal dunia akibat benturan keras dengan kereta api yang melintas. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas belum mengetahui motif terjadinya kecelakaan.

Baca Juga:
KA Sancaka Tertabrak Truk Tronton Pengangkut Mobil di Mojokerto

"Kita akan melakukan penyelidikan, semoga untuk identitas korban bisa segera diketahui dan akan kita sampaikan kepada keluarga korban," jelas Januaryono.  (fhm)