ASDP Tingkatkan Pelayanan Lintas Padangbai-Lembar dan Padangbai-Nusa Penida Jelang Nataru

  • Oleh : Naomy

Sabtu, 17/Des/2022 18:05 WIB
Penyeberangan ASDP di Nusa Penida Penyeberangan ASDP di Nusa Penida

PADANGBAI (BeritaTrans.com) -  PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pengguna jasa di Pelabuhan Padangbai, Kabupaten Karangasem, Bali, khususnya menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. 

Pelabuhan Padangbai, Bali merupakan pelabuhan penyeberangan yang dikelola ASDP Cabang Lembar, melayani lintasan tersibuk Lembar-Padangbai yang menghubungkan Pulau Bali dengan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga:
ASDP Resmi Luncurkan Sistem Pembelian Tiket Ferry Online di Rute Bira-Pamatata

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin menyebutkan, menjelang libur Nataru, trafik penyeberangan dari Bali menuju Lombok dan sebaliknya diperkirakan mengalami peningkatan seiring dengan pendistribusian logistik, khususnya barang kebutuhan pokok yang berasal dari Bali, Jawa dan Sumatera. 

"Di lintas Padangbai-Lembar beroperasi 24 kapal, dan sebanyak lima kapal yang dioperasikan ASDP dengan rata-rata 13 trip/hari," jelasnya di Jakarta, Sabtu (17/12/2022). 

Baca Juga:
Semester 1-2024, ASDP Catat Penumpang Angkutan Penyeberangan Tembus 5,89 Juta

Untuk Nataru, rencananya akan ditambah trip saat peak season menjadi rata-rata 18 trip/hari. 

Diperkirakan jumlah penumpang dari Padangbai pada Nataru mencapai 405 orang, 360 unit roda dua, dan 438 unit roda empat. 

Baca Juga:
ASDP Resmi Terapkan E-ticketing pada 5 Pelabuhan di NTT

Sebaliknya, dari Lembar diperkirakan sebanyak 270 orang penumpang, 184 unit roda dua, dan 416 unit roda empat.

"Beberapa skenario telah disiapkan, jika normal maka kapal yang dioperasikan sebanyak 13 unit dengan rata-rata waktu bongkar muat 1,5-2 jam. Skenario padat, kapal yang beroperasi 18 unit dengan waktu bongkar muat 1-1,5 jam. Sedangkan skenario sangat padat, kapal yang dioperasikan sebanyak 24 unit, dengan waktu bongkar muat satu jam," tutur Shelvy.

Selain melayani lintas Padangbai-Lembar, ASDP juga memberikan pelayanan kepelabuhanan untuk layanan kapal perintis milik Pemda Klungkung yang melayani rute Padangbai-Nusa Penida. 

Dalam mendukung layanan perintis Padangbai-Nusa Penida, ASDP menjadi penyedia jasa pelabuhan mulai dari penjualan tiket dengan cashless, penyediaan ruang tunggu penumpang, area parkir, dermaga untuk fasilitas bongkar kuat kapal.

"Hal yang menjadi perhatian selaku penyedia jasa pelabuhan, ASDP melakukan penjualan tiket, mengatur flow kendaraan yang akan naik ke kapal, dan berkoordinasi dengan pihak Dishub jika terjadi antrean agar segera melakukan penambahan trip demi mendukung kelancaran," ujar Shelvy. 

Diketahui, lintas Padangbai-Nusa Penida merupakan rute perintis yang dikelola Pemkab Klungkung dalam melayani sektor logistik agar pasokan barang dapat terpenuhi bagi masyarakat di sekitarnya. 

Lintas ini memang lebih banyak melayani kendaraan barang dibandingkan penumpang yang lebih memilih menggunakan speedboat.

"Untuk layanan Padangbai-Nusa Penida ini melayani dua trip/hari untuk Senin-Sabtu, sedangkan Minggu satu trip/hari. Di lintaa ini, ramainya memang di hari kerja bila dibandingkan akhir pekan," tutur Shelvy.

Namun demikian, sebagai langkah antisipasi terjadinya antrean, ASDP bersama operator kapal, Dishub dan Pemkab Klungkung telah menyepakati skenario penambahan trip di pagi hari pukul 06.00 WITA jika terjadi antrean kendaraan di sore hari sebelumnya. 

Selain itu, tim ASDP akan mengatur pola antrean menuju ke kapal sesuai waktu kedatangan di toll gate dan telah bertiket.

"ASDP berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan dan operasional pelabuhan melalui upaya koordinasi dengan para stakeholder dan regulator," pungkas Shelvy. (omy)