Mantap, Pendaratan Pertama Seaplane di Atas Danau Sabet Penghargaan MURI

  • Oleh : Naomy

Sabtu, 25/Feb/2023 16:45 WIB
Juma pers Seaplane di F1 Powerboat Danau Toba Juma pers Seaplane di F1 Powerboat Danau Toba


BALIGE (BeritaTrans.com) – Mantap, pendaratan pertama Seaplane di atas Danau Toba sabet penghargaan MURI.

Ya, lewat ajang balap kapal supercepat F1 Powerboat di Danau Toba, Indonesia melalui Kementerian Perhubungan akan melakukan demonstrasi dan uji coba penerbangan pesawat air (seaplane) untuk pertama kalinya di atas danau.

Baca Juga:
Antisipasi Kepadatan Arus Balik, Lintas Panjang - Ciwandan Akan Dioperasikan

Diharapkan menjadi salah satu opsi transportasi bagi turis di masa mendatang. 

Rencananya, ada dua kali proses take off dan landing yang dilaksanakan di perairan Danau Toba.

Baca Juga:
Bisa Jadi Opsi Perjalanan Saat Lebaran, DAMRI Punya Rute Bogor - Purwokerto

Kementerian Perhubungan diwakili Direktur Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan, Ir. Junaidi, menyampaikan pada Konferensi Pers di Media Center, Gedung Pelabuhan Balige (25/2/2023).

"Lewat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) ikut berkontribusi untuk pendaratan seaplane. 
Kendaraan ini rencananya untuk turis-turis, kapasitasnya empat orang tapi nanti ke depannya akan lebih besar lagi. Ini adalah pesawat udara yang bisa mendarat di perairan,” jelasnya.

Baca Juga:
Ditjen Hubdat Terus Dorong Penyeberangan Perintis jadi Komersil

Pesawat yang sering disebut pesawat amfibi ini didatangkan dari Akademi Penerbangan Indonesia (API) Banyuwangi, perguruan tinggi milik Kemenhub. 

API merupakan satu-satunya di Asia Tenggara yang menyediakan pendidikan penerbangan air dan akan mencetak pilot-pilot seaplane andal. 

“Khusus untuk di Danau, ini baru pertama kalinya, sehingga, ini juga akan mendapatkan penghargaan dari MURI khusus untuk landing seaplane di Indonesia, khususnya Danau Toba,” ujar dia.

Sekretaris BPSDMP Kemenhub Heri Sudarmaji menjelaskan, terkait uji coba seaplane di rangkaian acara F1 Powerboat adalah sebagai upaya mempromosikan perguruan tinggi di bawah Kemenhub dan melihat potensi pengembangan pariwisata lewat kehadiran seaplane.

"Kami ingin menjajaki potensi untuk memfasilitasi pelatihan pilot seaplane dan untuk wisata. Jadi wisatawan yang datang ke sini tidak harus berjam-jam lewat darat, tapi bisa lebih cepat naik seaplane,” kata Heri. 

Direktur API Banyuwangi, Capt. Daniel Dewantoro Rumani menginfokan soal jadwal uji coba seaplane disesuaikan dengan rangkaian balap F1 Powerboat. 

Adapun pada 25 Februari berlangsung pada pukul 12.15-12.30 WIB dengan Kapten Pilot Demi dan Kapten Imam. 

Sedangkan pada 26 Februari, akan berlangsung tepat pada pukul 12.15-12.50 WIB.

“Kami informasikan ini adalah yang pertama di Indonesia dan kami sudah membuat desain waterbased atau bandar udara perairan yang pertama juga di danau,” ujar Capt. Daniel.

Kemenhub Bangun Infrastruktur dan Atur Transportasi di Kawasan Toba. Diketahui bahwa Kemenhub membangun 13 infrastruktur pelabuhan.

“Beberapa di antaranya ada Ajibata, Ambarita, Pelabuhan Tigaras Simanindo, Silalahi, Balige, Muara, Tonggeng, juga Baktiraja. Kami bangun infrastruktur pelabuhan yang merupakan simbol transportasi, disediakan khusus untuk Danau Toba,” tambah Junaidi.

Selain itu, Kemenhub juga berperan dalam menyediakan 50 shuttle bus bagi para pengunjung dan penonton yang datang ke venue utama. 
Ditambah 30 unit dari Pemprov.

Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah II Provinsi Sumatra Utara Batara Pardede, turut menyampaikan soal koordinasi Kemenhub dengan pihak-pihak terkait guna mengatur mobilisasi dan lalu lintas dengan baik.

“Kami juga melakukan bantuan untuk fasilitas keselamatan jalan seperti marka jalan dan rambu pendahulu penunjuk jalan. Juga traffic cone dan water barrier bagi teman-teman di lapangan yang melakukan rekayasa lalu lintas,” ujar Batara. (omy)