Tertabrak Kereta Api di Argomulyo Bantul, Mahasiswa Asal Karanganyar Tewas

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 28/Mar/2023 19:24 WIB
Jenasah pria yang tewas tertabrak kereta api di Argomulyo, Sedayu, Bantul saat dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta, Minggu (26/3/2023). (Dok Humas Polres Bantul) Jenasah pria yang tewas tertabrak kereta api di Argomulyo, Sedayu, Bantul saat dibawa ke RS Bhayangkara Yogyakarta, Minggu (26/3/2023). (Dok Humas Polres Bantul)

BANTUL (BeritaTrans.com) - Seorang pria ditemukan tewas tertabrak kereta api pada perlintasan kereta di wilayah Padukuhan Panggang, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Ahad (26/3) dini hari. 

Diketahui, korban merupakan seorang mahasiswa asal Karanganyar, Jawa Tengah.

Baca Juga:
Bus Putra Sulung Diseruduk Kereta Api Lampung-Palembang, Ada yang Meninggal

Kapolsek Sedayu AKP Kabibullah mengatakan, identitas dari korban kecelakaan kereta api itu merupakan seorang mahasiswa bernama Irvan Eka, 23, warga Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Korban diketahui tewas tergeletak di lokasi kejadian pada Sabtu (25/3) pukul 23.50. Lalu dilaporkan kepada petugas Polsek Sedayu pada Ahad pukul 00.00.

Baca Juga:
Truk Air Mineral Tertabrak Kereta Api di Perlintasan Resmi Tak Terjaga

“Korban meninggal dunia setelah tertabrak kereta,” ujar Kabibullah.

Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry mengatakan, peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh penjaga Stasiun Rewulu bernama Erwin Sulistyo, 27.

Baca Juga:
Kereta Api Tertabrak Angkot di Wonoasri Madiun

Saat itu saksi diberitahu oleh masinis kereta api Bima yang berangkat dari Jakarta menuju Surabaya bahwa ada orang tanpa identitas tertabrak di timur palang pintu Dusun Panggang.

Oleh saksi mata, lanjut Jeffry, peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada rekan-rekannya dan diteruskan ke Polsek Sedayu. Pihak kepolisian yang mendapat laporan lalu melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari kejadian tersebut petugas juga menemukan barang bukti berupa satu unit sepeda motor.

“Di lokasi kejadian polisi menemukan sepeda motor jenis Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi AD 2690 AVF,” ungkap Jeffry dalam keterangannya.

Atas kejadian itu, Jeffry meminta agar masyarakat selalu berhati-hati ketika melintasi palang kereta api. Dia mengimbau agar masyarakat menaati rambu-rambu bahaya ketika kereta api melintas. Serta dengan tidak menerobos palang atau menyeberang ketika kereta lewat. (fhm/sumber:radarjogya)