Ini Strategi Korlantas Polri Dalam Persiapan Arus Mudik Lebaran 2023

  • Oleh : Bondan

Selasa, 28/Mar/2023 23:58 WIB
Divhumas Mabes Polri menggelar Dialog Publik terkait Keterjangkauan Pangan, Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi Publik. Divhumas Mabes Polri menggelar Dialog Publik terkait Keterjangkauan Pangan, Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi Publik.

JAKARTA (BeritaTrans.com) -- Jelang lebaran 2023, Divhumas Mabes Polri menggelar Dialog Publik terkait Keterjangkauan Pangan, Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi Publik, di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan. Selasa (28/3/2023).

Acara Dialog Publik dibuka oleh Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. Pada acara tersebut mendatangkan para narasumber terkait persiapan ketersediaan pangan, sarana dan prasarana transportasi publik pada arus mudik, seperti Direktur Lalu Lintas Jalan Perhubungan Darat Kemenhub, Cucu Mulyana, Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, Dirgakkum Kolrlantas Polri Brigjen Pol, Aan Suhanan, Satgas Pangan Mabes Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf, serta para Dirlantas, Kabid Humas dan stakeholer terkait yang terhubung melalui virtual.

Baca Juga:
Pelaku Usaha Minta Pengaturan Lalu Lintas Libur Nataru Jangan Sampai Merugikan

Dalam kesempatannya, Dirgakkum Korlantas Polri, Aan Suhanan mengatakan bahwa Korlantas Polri sudah mempersiapkan beberapa langkah dalam mengantisiapsi arus mudik lebaran 2023. Seperti untuk di jalur tol saat ini pihak Jasa Marga sedang menambahkan satu lajur di tol Cikampek, sehingga akan menambah kelancaran arus lalu lintas. Dan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara bertahap, mulai dari contraflow satu lajur, dua lajur, dan tiga lajur.

“Hingga oneway jika memang volume kendaraan sudah melebihi kapasitas jalan. Baik itu di jalan tol maupun non tol, semua sudah disiapkan oleh jajaran kepolisian lalu lintas bersama stakerholder,” sebut Aan.

Baca Juga:
Jasa Raharja Bersama Korlantas Polri Gelar Supervisi Pelayanan STNK dan TNKB di Kepulauan Riau

Selain itu Aan menyampaikan bahwa Pelabuhan Merak pada tahun ini sudah dipersiapkan dengan matang. Karena Pelabuhan Merak ini sangat memiliki keterbatasan, oleh karena itu langkah-langkah bersama stakeholder sudah disiapkan dengan baik.

“Salah satu kemungkinan gangguan kamseltibcar lantas adalah masalah cuaca, bencana alam. juga di lokasi penyeberangan bila cuaca ini kurang bersahabat maka akan terjadi ketersendatan dan berpengaruh ke arus lalu lintas,” lanjutnya..

Baca Juga:
Kemenhub: Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah untuk Angkutan Massal Perkotaan

Salah satu strategi yang akan dilakukan dalam Operasi Ketupat tahun ini di Pelabuhan Merak, Aan menjelaskan akan diterapkannya delay sistem pada jalan tol, sehingga kendaraan yang akan masuk ke Pelabuhan tidak berbarengan. Karena di Pelabuhan ini tidak bisa dipaksakan.

“Selain itu juga akan difungsikannya pelabuhan ciwandan yang dikhususkan untuk kendaraan roda dua dan kendaraan besar,” tambahnya.

Aan menjelaskan bahwa salah satu sasaran Operasi Ketupat ini adalah kelancaran distribusi logistik.

“Jadi kita juga akan pastikan betul kelancaran distribusi, jangan sampai ada hambatan ketersediaan pangan. Dari Kemenhub nantinya akan ada pembatasan angkutan berat menjelang lebaran, tetapi untuk angkutan pangan ini pengecualiaan,” kata Aan.

Lanjut Aan, peran media juga sangat penting dalam mensosialisasikan informasi apa yang akan dilakukan kepolisian dalam operasi ketupat tahun ini. Oleh karena itu, Korlantas Polri melalui media sosialnya akan menyampaikan informasi terkait kapan diberlakukan contra flow dan one way, sehingga masyarakat bisa mengatur sendiri kapan harus memulai perjalanan mudik.

“Kita juga imbau untuk masyarakat yang melakukan mudik jarak jauh agar tidak menggunakan motor, pemerintah sudah menyiapkan mudik gratis, dan motornya juga bisa diangkut secara gratis. ini semua demi keselamatan agar masyarakat mudik nyaman, selamat, aman dan berkesan,” pungkasnya. (Dan)