Cek Kesiapan Sarana dan Prasarana, Uji Coba KCJB Segera Dilaksanakan

  • Oleh : Fahmi

Senin, 15/Mei/2023 00:22 WIB
Rel KA Cepat Jakarta Bandung dipersiapkan untuk uji coba operasional. (KCIC) Rel KA Cepat Jakarta Bandung dipersiapkan untuk uji coba operasional. (KCIC)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Uji Coba atau Test Commissioning Kereta Api Cepat Jakarta Bandung (KCJB) akan segera dilakukan oleh KCIC bersama para kontraktor untuk melihat kesiapan seluruh sarana dan prasarana yang telah dibangun. 

Test Commissioning akan dilakukan melalui berbagai tahapan. 

Baca Juga:
100 Ribu Tiket Whoosh Terjual pada Moment Libur Panjang Waisak-Akhir Pekan

“Pada tanggal 15 Mei 2023, memang belum ada perjalanan EMU (Electric Multiple Unit) atau CIT (Comprehensive Inspection Train) karena di tahapan awal Test Commissioning ini baru akan dimulai persiapan persiapan berupa pengujian integrasi sistem sarana, prasarana, fixed asset seperti signalling, telecomunication, catenary,  OCC (Operation Control Center), depo dan stasiun ” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Rahadian Ratry, Ahad (14/5/2023).

Test Commissioning adalah salah satu bagian yang sangat penting dalam rencana pengoperasian KCJB. Karena dalam proses inilah akan dilakukan pengujian dan assessment sarana dan prasarana KA Cepat serta integrasi sistemnya, termasuk uji dinamis perjalanan EMU/CIT yang akan dilakukan di sepanjang trase KCJB.

Baca Juga:
KCIC Gelar Bazaar di Stasiun Halim Sampai 23 Juli, Pengunjung Disuguhkan Diskon hingga 50% Loh!

"Pada tahap awal sudah dilakukan independent test terhadap sarana dan prasarana terlebih dahulu untuk memastikan bahwa semua subsistem berjalan dengan normal sesuai standar dan spesifikasi yang telah ditentukan. Proses independent test tersebut sudah dimulai sejak April 2023," ujar Rahadian.

Untuk memastikan bahwa tahapan pengujian dan assessment telah dilakukan dengan benar, telah ditunjuk konsultan NERC dan CARS  sebagai konsultan independent yang membantu pelaksanaan Test Commissioning proyek KCJB. NERC adalah asessor sarana dan prasarana sementara CARS lebih sebagai konsultan yang melakukan assessment atas safety sarana dan prasarana KCJB.

Baca Juga:
Momen Libur Panjang, Penumpang Whoosh Capai 20 Ribu Lebih Per Hari

Uji Dinamis akan dilakukan dengan menjalankan Locomotive Diesel (DMU) terlebih dahulu selama beberapa hari dengan kecepatan hingga 80 km/jam. Selanjutnya akan dijalankan EMU KCJB sebagai bagian tahapan Test Commissioning dengan kecepatan yang dibatasi sampai nantinya mencapai kecepatan teknis yang diizinkan yaitu 385 km/jam.

Rahadian menjelaskan, meski belum akan segera dilalui oleh sarana CIT atau EMU KCJB, masyarakat tetap diminta untuk tidak mendekat dan beraktivitas di sekitar jalur KCJB. Hal tersebut dikarenakan listrik sudah akan mulai diaktifkan dimana kekuatan untuk Overhead Catenary System KCJB mencapai 27,5 KV dan itu sangat berbahaya.

"Test Commissioning merupakan milestone penting dalam proyek KCJB. Dari kegiatan inilah seluruh sarana dan prasarana yang dibangun akan dites kesiapannya hingga menjelang operasional KCJB nantinya," tutup Rahadian.(fhm)