Kursi KA Ekonomi Dirombak Jadi Bisa Rebah dan Mutar, Tarif Bakal Naik?

  • Oleh : Fahmi

Kamis, 25/Mei/2023 19:24 WIB
KAI sedang melakukan perombakan gerbong Kereta Api Ekonomi untuk meningkatkan pelayanan. (Foto:dok KAI) KAI sedang melakukan perombakan gerbong Kereta Api Ekonomi untuk meningkatkan pelayanan. (Foto:dok KAI)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan sedang melakukan perombakan atau modifikasi kursi kereta api ekonomi menjadi lebih nyaman layaknya kelas bisnis dan eksekutif. Perubahan model kursi itu, menurut perseroan, demi meningkatkan kualitas layanan penumpang.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menuturkan, meski fasilitas kursi ditingkatkan, tetap akan masuk ke dalam kereta api kelas ekonomi. Penggantian fasilitas kursi kereta ditargetkan selesai pada tahun ini.

Baca Juga:
Mau Mandi atau Titip Barang? Ke Shower and Locker di Stasiun Aja

"Kelasnya tetap ekonomi, ya kalau tarif menyesuaikan," kata Didiek saat pembukaan bazar UMKM BUMN di Sarinah Jakarta, Kamis (25/5/2023).

Keunggulan fasilitas kursi baru kelas ekonomi itu disandarkan dan diputar seperti kursi pada kereta bisnis maupun eksekutif. Berbeda jauh seperti kursi yang digunakan selama ini di mana posisi sandaran tegak lurus dan berhadap-hadapan sehingga banyak dikeluhkan pengguna.

Baca Juga:
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Sediakan 739 Ribu Kursi Penumpang Kereta Api

Didiek menjelaskan, perubahan fasilitas kursi untuk meningkatkan layanan kepada penumpang. KAI pun melihat kualitas hidup dan daya beli masyarakat Indonesia saat ini terus meningkat sehingga harus diimbangi dengan perbaikan layanan.

Di sisi lain, perombakan fasilitas kursi ekonomi yang semula tegak dan banyak dikeluhkan penumpang menjadi seperti kelas bisnis agar lebih nyaman.

Baca Juga:
Penumpang Melahirkan Saat Mudik Naik Kereta Api, KAI Daop Jakarta Apresisi Petugas Tenaga Kesehatan

"Kita ingin konversi seluruh kereta api ekonomi, kita buat kereta lebih manusiawi sehingga perjalanan yang ditempuh ada 12 jam, 14 jam itu terasa lebih nyaman," ujarnya.

VP Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan, pada tahap awal ini, sudah terdapat empat gerbong kereta ekonomi yang telah berhasi dimodifikasi.

"Saat ini KAI memang tengah melakukan modifikasi interior kereta beserta kursinya di Balai Yasa Manggarai," ujar Joni.

Melalui modifikasi, jumlah kursi yang tadinya berkapasitas 80 tempat duduk kini menjadi 72 tempat duduk sehingga memberikan kesan yang lebih luas.

Keunggulan lainnya yaitu kursinya dapat disandarkan (reclining) dan diputar (revolving) seperti kursi pada kereta eksekutif.

Selain itu pada interior kereta juga ditambahkan Public Information Display System (PIDS) yang dapat menampilkan jam dan suhu. Interior kereta juga dimodif mirip dengan kereta eksekutif seperti bentuk bagasi dan nuansa interior yang lebih cerah.

Tak hanya itu, modifikasi juga dilakukan pada toilet dengan nuansa yang lebih mewah dan menggunakan toilet duduk.(fhm)