Tambah Kapal Tunda, HAIS Targetkan Angkut Hingga 10 Juta MT Tahun ini

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 08/Sep/2023 18:44 WIB
Direktur Operasi PT Hasnur Internasional Shipping Tbk Laorentina Devi (tengah) bersama jajaran manajemen dan kru kapal pada acara seremoni Direktur Operasi PT Hasnur Internasional Shipping Tbk Laorentina Devi (tengah) bersama jajaran manajemen dan kru kapal pada acara seremoni "Tampung Tawar" menyambut kedatangan armada baru TB Hasnur 17, Jumat 8 september 2023

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (“Perseroan”; IDX ticker: “HAIS”), perusahaan penyedia logistik dan transportasi laut terkemuka di Indonesia, meresmikan pengoperasian kapal tunda (tugboat) TB Hasnur 17, Jumat (8/9/2023).

 
Penambahan armada baru ini akan mendukung pencapaian target volume angkut pada 2023 sebesar 10 juta metrik ton (MT) atau kurang lebih 1.100 shipment.

Baca Juga:
Mantap, HAIS Tambah Armada Tugboat dan Barge

Peresmian ini ditandai melalui seremoni “Tampung Tawar” yang dihadiri jajaran Direksi PT Hasnur Internasional Shipping Tbk. di Sungai Puting, Tabalong, Kalimantan Selatan.

Seremoni Tampung Tawar merupakan tradisi Banjar yang bertujuan agar rencana yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan terhindar dari segala marabahaya. 

Baca Juga:
HIS Tambah Kapal, Optimistis Pendapatan Naik 10 Persen di Akhir 2023

Penambahan kapal tunda baru ini merupakan penambahan armada yang pertama dari rencana penambahan total tiga set kapal tunda (tugboat) dan tongkang (barge) pada tahun ini.

Pengoperasian kapal tunda baru ini menambah total kepemilikkan armada kapal Perusahaan yaitu menjadi 14 set kapal tunda dan tongkang dengan kapasitas angkut bervariasi mulai dari 7.500 MT hingga 10.000 MT. 

Baca Juga:
Hasnur Internasional Shipping Umumkan Perubahan Susunan Direksi

“Alhamdulillah rencana penambahan armada kapal pada tahun ini sudah mulai terealisasi. Semoga segera menyusul penambahan armada kapal baru lainnya pada triwulan 3 dan 4 tahun ini. Penambahan armada kapal ini akan mendukung pencapaian target volume pengangkutan yang sebesar 10 juta metrik ton pada 2023 ini,” ujar Direktur Operasi PT Hasnur Internasional Shipping Tbk Laorentina Devi.

Penambahan armada kapal ini, lanjutnya, merupakan wujud komitmen Perusahaan dalam memberikan layanan angkutan komoditas melalui sungai dan laut yang mengedepankan efektivitas dan operational excellence kepada para pelanggan Perusahaan. 

TB Hasnur 17 memiliki kapasitas mesin 2.060 horsepower (HP) yang akan dioperasikan untuk menarik tongkang sewa 300 feet dan kapasitas angkut sebesar 8.500 MT. 

Kapal HAIS melayani transportasi angkutan komoditas, yang pada semester I -2023, didominasi kargo batu bara sebesar 97% dan sisanya mengangkut kargo gypsum dan kayu.

HAIS Catat 2,5 Juta Jam Kerja Zero Accident

Pada kesempatan yang sama, perusahaan melakukan syukuran pencapaian 2,5 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja atau zero accident per 5 September 2023.

HAIS mampu mencapai zero accident selama 2.502.606 jam kerja pada periode 1 November 2021 hingga 5 September 2023. 

Adapun area kerja yang terhitung adalah area kerja di darat dan laut, terdiri dari karyawan darat (kantor) dan kru kapal.

“HAIS telah menorehkan capaian baru yaitu 2,5 juta jam kerja tanpa kecelakaan kerja. Capaian ini merupakan wujud komitmen Perusahaan terhadap perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan,” ujar Laorentina.

Perusahaan, kata dia, senantiasa melakukan berbagai upaya untuk memastikan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berjalan dengan baik, seperti membuat dan mengimplementasikan kebijakan K3 yang jelas dan terdokumentasi, pengidentifikasian dan pengendalian risiko, pelatihan K3, memastikan peralatan dan fasilitas K3 memenuhi standar keselamatan.

Pihaknya juga melakukan pemeliharaan, melakukan pengawasan dan audit, mempersiapkan rencana darurat serta evakuasi yang baik, evaluasi kinerja K3.

“Manajemen menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen Perusahaan, baik karyawan maupun seluruh pemangku kepentingan Perusahaan yang telah disiplin menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja selama bertugas,” pungkas Laorentina. (omy)