Kolaborasi SPSL Pelindo Bangun Kompetensi Anak Muda di Sekitar Wilayah Kerja

  • Oleh : Ahmad

Jum'at, 13/Okt/2023 17:27 WIB
Foto:istimewa/SPSL/Pelindo Foto:istimewa/SPSL/Pelindo

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Pelindo Solusi Logistik atau (“SPSL”) sebagai Subholding BUMN Kepelabuhanan Pelindo kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung akselerasi peningkatan kualitas, kompetensi, dan pemerataan pendidikan di Indonesia melalui penyelenggaraan Program Pelatihan Soft Skill dan Sertifikasi BNSP secara gratis.

Baca Juga:
H+12 Lebaran 2024, Pelindo Regional 4 Catat 667.012 Penumpang Naik dan Turun di Pelabuhan Timur Indonesia

Program Pelatihan Soft Skill dan Sertifikasi BNSP yang dimulai sejak Januari 2023 ini merupakan salah satu program prioritas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau (“TJSL”) SPSL tahun 2023 di bidang pendidikan dengan jumlah peserta sebanyak 50 (lima puluh) warga usia muda di wilayah kerja Perusahaan yang terbagi menjadi 3 (tiga) jenis pelatihan yaitu pelatihan dan sertifikasi digital marketing/digital advertising, graphic design, dan microsoft office 365/data management staff.

Baca Juga:
Tingkatkan Kapasitas Bongkar Muat Curah Kering, Pelindo Tambah 2 Unit Mini Bulldozer

Kiki M. Hikmat selaku Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL mengatakan, Program Pelatihan Soft Skill dan Sertifikasi BNSP ini merupakan salah satu bentuk komitmen perseroan untuk terus berkontribusi dan berperan untuk masyarakat sekitar melalui pendidikan non-formal.

“Kami sangat senang dan menyampaikan selamat kepada para peserta yang telah lulus mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikat profesi. Kami berharap program ini dapat membantu dalam penyiapan tenaga kerja, di mana melalui program ini para peserta mendapatkan pelatihan-pelatihan yang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, kompetensi serta daya saing para peserta untuk menghadapi persaingan di dunia kerja atau usaha,” ujar Kiki, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/10/2023). 

Baca Juga:
Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Gelar Halal Bihalal Idulfitri 1445 H

Dalam pelaksanaannya, SPSL berkolaborasi dengan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo dan Anak Perusahaan dari Subholding lainnya yaitu PT New Priok Terminal Container Terminal One (NPCT1), PT Indonesia Kendaraan Terminal, PT IPC Terminal Petikemas, PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT Energi Pelabuhan Indonesia, PT IPCTPK, dan juga Anak Perusahaan SPSL, PT Akses Pelabuhan Indonesia, dan PT Multi Terminal Indonesia, serta menggandeng Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Cilincing. 

Menurut laporan Badan Pusat Statistik, secara total, capaian angkatan kerja naik, dari 139,81 juta orang pada Februari 2021 menjadi 144,01 juta orang pada Februari 2022. Persentase kenaikan terhitung mencapai 3%. Sementara pada Februari 2023 torehan angkatan kerja menjadi 146,62 juta orang atau naik sebesar 1,81% dari periode survei Februari 2022.

Sejalan dengan hal itu, SPSL berkontribusi menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan khususnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat di sekitar wilayah Perusahaan. Melalui sertifikasi ini, dilaporkan bahwa peserta program saat ini telah memperoleh pekerjaan di bidang e-commerce, warehousing, dan freelancers.

Rosikin selaku salah satu peserta pelatihan yang saat ini telah menerima sertifikat kelulusan menyampaikan rasa terima kasih kepada SPSL dan Pelindo Group yang telah memberikan Pelatihan Soft Skill dan Sertifikasi BNSP.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada SPSL dan Pelindo atas bantuan program ini. Program ini sangat bermanfaat untuk bekal kami dalam memasuki dunia kerja. Alhamdulillah saat ini saya telah mendapatkan pekerjaan. Saya berharap ke depannya semoga program ini akan terus ada dan semoga saudara-saudara kami yang membutuh juga bisa mendapatkan kesempatan yang sama,” ujar Rosikin.

“Sebagai Anak Perusahaan BUMN, kami akan terus berkomitmen untuk hadir dan melaksanakan program TJSL. Sebelumnya Perseroan telah menggelar Program Paket B, Paket C, Pelatihan dan Sertifikasi Halal UMKM, serta program Kelompok Disabilitas Produktif (KEDIP) yang diharapkan dapat memberikan dukungan dan edukasi demi kemajuan kehidupan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, mandiri, unggul, berdaya saing, dan berkarakter,” tutup Kiki.(ahmad) 

Tags :