Dua Jalur Rel KA Anjlok di Wates Diperkirakan Bisa Dilewati Pukul 12.00 Hari Ini

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 18/Okt/2023 09:52 WIB
Dua kereta api terlibat insiden kecelakaan anjlog di dekat Stasiun Wates pada Selasa (17/10/2023). Dua kereta api terlibat insiden kecelakaan anjlog di dekat Stasiun Wates pada Selasa (17/10/2023).

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Imbas anjlognya KA 17 Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng – Gambir, dan KA 6 Argo Wilis relasi Bandung – Surabaya Gubeng di petak jalan antara Stasiun Sentolo - Stasiun Wates pada Selasa (17/10) pukul 13.15 kemarin, sejumlah jadwal kedatangan kereta api mengalami keterlambatan.

Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendri Wintoko mengatakan beberapa jadwal Kereta Api (KA) harus dilakukan rekayasan operasional perjalanan.

Baca Juga:
Ketepatan Waktu Keberangkatan KA dari Daop 1 Jakarta Bernilai 99,25 Persen dan Kedatangan 93,63 Persen

"Akibat kejadian tersebut beberapa KA yang menuju Jakarta mengalami gangguan perjalanan / keterlambatan," ujar Ixfan, Rabu (18/10/2023).

Beberapa KA telah dilakukan rekayasa perjalanan dengan memutar, melalui lintas Solo – Cirebon Prujakan, diantaranya :

Baca Juga:
KAI Daop Jakarta Berangkatkan 416 Ribu Pemudik, Masih Banyak Kursi Kereta Api Tersedia

1. KA 105 (Gayabaru Malam selatan) relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen;

2. KA 5 (Gajayana) relasi Malang – Gambir;

Baca Juga:
Periode Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan Lebih 138 Ribu Kursi Keberangkatan Penumpang KA

3. KA 217 (Jayakarta) relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen.

4. KA 9 (Argo Dwipangga), relasi Solo Balapan – Gambir;

5. KA 59 (Bima), relasi Surabaya Gubeng – Gambir;

6. KA 87 (Senja Utama), relasi Yogyakarta – Pasar Senen;

7. KA 245 (Bengawan), relasi Purwosari – Pasar Senen;

8. KA 103 (Singasari), relasi Blitar – Pasar Senen, dan

9. KA 221 Jakatingkir, relasi Purwosari – Pasar Senen.

Dampak dari kejadian tersebut KA-KA kedatangan mengalami keterlambatan:

Tujuan Stasiun Gambir :

1. KA 17  (Semeru), relasi Surabaya Gubeng - Gambir  datang 00.35 lambat 295 menit;

2. KA 55 (Gajayana), relasi Surabaya Gubeng - Gambir  datang 05.00 lambat 110 menit;

3. KA 9 (Argo Dwipangga), relasi Solo - Gambir  datang 05.07 lambat 97 menit;

4. KA 57 (Brawijaya), relasi Malang – Gambir datang 07.06 lambat 127 menit;

5. KA 59 (Bima), relasi Surabaya Gubeng – Gambir, diperkirakan datang 09.44 lambat 224 menit.

Tujuan Stasiun Pasar Senen :

1. KA 139 (Senja Utama Yogyakarta), relasi Yogyakarta – Pasar Senen, datang 01.43 lambat 40 menit;

2. KA 87 (Senja Utama Solo), relasi Solo – Pasar Senen, datang 04.14 lambat 79 menit;

3. KA 103 (Singasari), relasi Yogyakarta – Pasar Senen, datang 07.07 lambat 58 menit.

Sedangkan untuk keberangkatan dari Jakarta, dari Stasiun Gambir maupun Stasiun Pasarsenen akan diberangkatkan tepat waktu sesuai jam keberangkatan.

Update keberangkatan KA wilayah Daop 1 Jakarta, Rabu (18/10) sebanyak 61 KAJJ, dari Stasiun Gambir sebanyak 31 KA Jarak Jauh (KAJJ) dan dari Stasiun PasarSenen sebanyak 30 KA Jarak Jauh (KAJJ).

KAI menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak diinginkan oleh semua pihak tersebut. KAI dengan pihak-pihak terkait terus melakukan upaya evakuasi dan normalisasi jalur agar perjalanan kembali lancar. 

Informasi dari lapangan atau lokasi kejadian diperkirakan pukul 12.00 WIB jalur untuk kedua jalur sudah dapat dilewati.

"Sampai sejauh ini KA-KA keberangkatan dari Jakarta, dari Stasiun Gambir maupun Stasiun Pasar Senen tidak mengalami keterlambatan. Menurut data yang diterima, Rabu (18/10), pukul 08.00 WIB. KAI Daop 1 Jakarta melayani sejumlah 16 ribu penumpang, dengan 61  KA Jarak Jauh (KAJJ)," kata Ixfan

Untuk rinciannya, Ixfan mengatakan ada sebanyak 6500 penumpang berangkat dari Stasiun Gambir dilayani dengan 31 KAJJ dan 7000 penumpang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dilayani dengan 30 KAJJ serta sisanya berangkat dari stasiun lainnya di wilayah Daop 1 Jakarta. (Fhm)