Jalan Tol IKN Ditargetkan Selesai 2024, Begini Proses dan Kendala Pembangunannya!

  • Oleh : Fahmi

Sabtu, 18/Nov/2023 06:28 WIB
Foto:Ilustrasi Foto:Ilustrasi

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pembangunan jalan tol Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut. Pasalnya jalan yang mempercepat perjalanan menuju ke IKN dari Balikpapan ini menjadi hal penting.

Apalagi Presiden RI Joko Widodo akan melaksanakan upacara peringatan Kemerdekaan di IKN pada Agustus 2024 mendatang.

Baca Juga:
Jalan Tol IKN Terapkan Teknologi Pengisian Daya Mobil Listrik

Salah satu yang terus dikebut pengerjaannya yakni Jalan Tol Segmen 5A yang dikerjakan oleh Waskita Beton Precast (WBP). Sampai saat ini progres pengerjaan jalan tol segmen 5A tersebut mencapai 40 persen.

“Total kontrak kita itu untuk volumenya sekitar 54 ribu kubik dengan nilai kontrak sekitar Rp70 miliar. Kemudian progres pengecoran sampai sekarang itu sekitar 23 ribu kubik dari total volume sekitar 54 ribu kubik,” kata Batching Plant Manager IKN Tempadung PT Waskita Beton Precast Tbk, Wahyu Adi Pramono.

Baca Juga:
WIKA Kerjakan Proyek Jalan Tol IKN Bernilai Rp1,2 Triliun

Diketahui pekerjaan jalan tol segmen 5A berada di Pulau Balang, Balikpapan, Kalimantan Timur ini sepanjang 6 kilometer. Kontrak pekerjaan jalan tol IKN segmen 5A ini dimulai Januari 2023 sampai Juni 2024.

Wahyu mengatakan pihaknya optimistis dapat menyelesaikan proyek tol IKN segmen 5A ini sesuai schedule.

Baca Juga:
PUPR Targetkan Pembangunan Tol IKN Tahap 1 Selesai Juli 2024

Dalam mencapai target tersebut, Waskita Beton Precast memiliki batching plant atau lokasi produksi beton siap pakai di Sungai Tempadung yang tak jauh dari lokasi pekerjaannya.

“Kami suplai untuk ready mix nya, posisi batching plant ada di STA 0, kapasitas batching plant kita sekitar 9 kubik per jam. Jadi operasional kita sekitar 10 jam sampai 20 jam. Didukung juga sekitar 10 unit TM (truk mixer) yang bekerja dua shift dengan 12 jam pekerjaan,” jelasnya.

Wahyu menyebut, dalam kontrak pekerjaan, Waskita Beton Precast (WBP) menyuplai beberapa beton dengan mutu yang telah ditentukan. Seperti bore pile, half slab, hingga kolom beton.

“Kita ada suplai bore pile mutu fc 30. Kemudian ada Half Slab itu kita menggunakan SCC (Self Compacting Concrete). Lalu pengecoran kolom yang sesuai kontrak itu menggunakan FC 10, FC 20, FC 30, FC 35 sama FC 15 dengan nilai kontrak totalnya 54 ribu kubik,” sebutnya.

Sejauh ini kendala yang dihadapi yakni cuaca. Belakangan ini cuaca hujan kerap melanda di kawasan pembangunan IKN, sehingga akses untuk pengiriman beton siap pakai tersebut terganggu.

Dalam pengerjaan Jalan Tol IKN segmen 5A pihaknya melibatkan sekitar 35 pekerja terdiri dari operator, staff sampai pembantu atau helper. Tentu saja Waskita Beton Precast juga memberdayakan masyarakat lokal.

“Komposisi pekerjanya kita memberdayakan masyarakat lokal sekitar 40 persen di Waskita Beton Precast,” pungkasnya.(fhm)