Skybridge Stasiun Bojonggede Diresmikan, Diharapkan Dapat Atasi Kemacetan

  • Oleh : Fahmi

Sabtu, 09/Des/2023 17:05 WIB
Foto:Istimewa Foto:Istimewa

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah meresmikan Skybridge Bojonggede pada Sabtu (9/12/2023).

Skybridge tersebut telah selesai pembangunannya oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ). 

Baca Juga:
Insiden Eskalator di Stasiun Manggarai, Ini Kata KAI Commuter

Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menjelaskan, Stasiun Bojonggede juga merupakan stasiun ke-4 terpadat dari sepuluh stasiun Commuter Line atau KRL terpadat sebelum Stasiun Bogor, Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Citayam. Sementara itu Stasiun Bekasi, Stasiun Tebet, Stasiun Sudirman, Stasiun Depok Baru, Stasiun Palmerah dan Stasiun Jakarta Kota merupakan sepuluh stasiun terpadat berikutnya. 

Sebelumnya Skybridge Bojonggede yang telah dioperasikan secara penuh pada Jumat 8 Desember kemarin, yang merupakan konektivitas intergrasi antar moda bagi masyarakat di wilayah Bojonggede

Baca Juga:
Penumpang KA Lokal Merak Capai 13.720 Per Hari

Skybridge Bojonggede ini menghubungkan layanan perjalanan KRL dan layanan Angkutan Perkotaan di Stasiun dan Terminal Bojonggede. 

Sebagai konektivitas pengguna yang turun di Stasiun Bojonggede dan akan melanjutkan perjalanannya menggunakan Angkutan Perkotaan di Terminal Bojonggede ataupun sebaliknya dapat mengakses skybridge ini. 

Baca Juga:
KAI Commuter: Penumpang Commuter Line Basoetta Capai 6.142 Lebih Per Hari

"Selain menjadi fasilitas layanan integrasi antar moda, skybridge ini juga merupakan akses keluar masuk menuju Stasiun Bojonggede dari sisi barat atau dari arah Terminal Bojonggede dan Jl. Raya Bojonggede," ujar Anne.

Dilanjutkan Anne, dengan pengoperasian skybridge Bojonggede maka akses keluar-masuk penumpang KRL melalui pintu selatan ditutup dan dialihkan melalui skybridge. 

Diharapkan dengan pengoperasian skybridge ini dapat mengurai kemacetan yang kerap terjadi di depan Stasiun Bojonggede. 

Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor juga memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Stasiun Bojonggede. Ini merupakan kolaborasi seluruh pihak terkait untuk mendukung terciptanya integrasi antar moda dan kemudahan dalam menggunakan transportasi publik.

KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line di Stasiun Bojonggede untuk memperhatikan kembali akses keluar dan masuk yang baru di stasiun. Selalu ikuti arahan dan dengarkan informasi dari petugas di stasiun.

"KAI Commuter berharap dengan pengoperasian Skybridge Bojonggede dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan dan layanan integrasi antar moda. Jagalah selalu fasilitas-fasilitas layanan yang tersedia dengan tidak membuang sampah sembarangan dan melakukan aksi vandalisme," pungkas Anne. (Fhm)