KAI Telah Jual 27 % Tiket Kereta Api untuk Angkutan Lebaran

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 23/Feb/2024 14:05 WIB
Foto/dok.KAI Foto/dok.KAI

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pada hari ini, Jumat 23 Februari 2024, masyarakat sudah dapat memesan tiket kereta api untuk keberangkatan masa angkutan Lebaran H-2 (8 April 2024). 

Data pada hari ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) hingga pukul 09:30 WIB, telah menjual 270.708 tiket Kereta Api masa Angkutan Lebaran 2024. Total tersebut sebanyak 27 persen dari 999.487 tempat duduk yang disediakan. 

Baca Juga:
KAI Telah Jual 3.473.194 Tiket Kereta Api Mudik Lebaran hingga Arus Balik, Ini Rinciannya!

"Berdasarkan pantauan data pada Jumat (23/2) pkl 09.30, dimana masyarakat sudah bisa memesan tiket sampai dengan keberangkatan tanggal 8 April 2024 (H-2)," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, Jumat (23/2/2024).

Joni juga merincikan penjualan tiket pada tanggal mulai tanggal 31 Mar 2024 (H-10) sebanyak 15.266 tiket, 1 Apr 2024 (H-9) sebanyak 11.433 tiket, 2 Apr 2024 (H-8) 10.762 tiket, 3 Apr 2024 (H-7): 19.977 tiket, 4 Apr 2024 (H-6): 37.725 tiket, 5 Apr 2024 (H-5): 46.619 tiket, 6 Apr 2024 (H-4): 51.490 tiket, 7 Apr 2024 (H-3): 51.057 tiket dan tanggal 8 Apr 2024 (H-2) sebanyak 26.379 tiket.

Baca Juga:
KAI Tutup Posko Angkutan Lebaran 2024, Penumpang Kereta Api Meningkat 18% Dibanding 2023

Joni menyatakan penjualan tiket tersebut akan terus meningkat karena penjualan masih berlangsung.

Dirincikan pula penjualan tiket KA favorit untuk masa Angkutan Lebaran, yaitu diawali dengan KA Airlangga dengan relasi Pasarsenen - Surabaya Pasar Turi (PP), KA Bengawan relasi Pasarsenen - Purwosari (PP), KA Kahuripan relasi Kiaracondong - Blitar (PP), KA Serayu relasi Pasarsenen - Purwokerto (PP), KA Kertajaya relasi Pasarsenenen - Surabaya Pasarturi  (PP), KA Kutojaya Selatan relasi Kiaracondong - Kutoarjo (PP), KA Matarmaja relasi Pasarsenen - Malang (PP), KA Tegal Bahari relasi Pasarsenen - Tegal (PP), KA Kutojaya Utara relasi Jakarta Kota - Kutoarjo (PP), dan KA Gumarang relasi Pasarsenen - Surabaya Pasar Turi (PP).

Baca Juga:
Lebih 3,3 Juta Tiket Kereta Api Mudik Lebaran hingga Arus Balik Telah Terjual, Ini Rinciannya!

Joni juga menjelaskan, jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal dan rute alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

KAI terus melakukan inovasi terbaru untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang, salah satunya dengan menerapkan sistem antrean saat pembelian tiket kereta api jarak jauh. Fitur sistem antrean atau waiting room adalah sistem antrean online yang diterapkan oleh KAI pada aplikasi Access by KAI dan website booking.kai.id pada saat pemesanan tiket untuk mengatur aliran pemesanan tiket secara lebih terorganisir, terutama pada saat trafik pemesanan tinggi. Fitur ini membantu memastikan bahwa website dan aplikasi tetap stabil dan pengguna dapat memesan tiket dengan lebih adil dan teratur.

Saat Anda mengakses aplikasi Access by KAI atau website booking kai.id untuk pemesanan tiket kereta pada periode sibuk, maka Anda akan dimasukkan ke dalam Waiting Room. Secara sistem di belakang Anda akan mendapatkan nomor antrean dan harus menunggu giliran Anda untuk bisa mengakses sistem pemesanan tiket. Waktu tunggu bisa bervariasi tergantung pada jumlah pengguna yang sedang online.

Jika Anda keluar dari Waiting Room sebelum giliran Anda, Anda akan kehilangan posisi antrean Anda dan harus memulai dari awal jika ingin kembali masuk antrean. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap dalam Waiting Room hingga giliran Anda tiba.

Setelah masuk ke tampilan jadwal yang dicari, pengguna akan diberikan waktu selama 5 menit untuk memilih jadwal atau menggeser tab tanggal ke tanggal sebelumnya atau tanggal berikutnya. Namun jika Anda dalam waktu 5 menit tidak memilih jadwal kereta atau idle di halaman pemilihan jadwal kereta, Anda akan diarahkan kembali ke dalam waiting room.

“Kami mengingatkan kepada pelanggan agar teliti dalam menginput tanggal, memilih rute, dan memasukkan data diri pada saat melakukan pemesanan. Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi waktu perjalanan menuju ke stasiun agar tidak tertinggal keretanya," kata Joni.

Untuk mengakomodasi lonjakan permintaan masyarakat akan layanan kereta api pada periode Angkutan Lebaran ini, KAI akan menambah perjalanan kereta api seperti yang selalu kami lakukan saat periode peak season. Untuk detail perjalanan KA tambahan tersebut, akan kami infokan pada kesempatan lebih lanjut.

Sementara untuk tarif tiket kereta api di periode Angkutan Lebaran, tetap mengacu pada ketentuan Tarif Batas Bawah (TBB) - Tarif Batas Atas (TBA) untuk kereta api yang termasuk dalam KA Komersial. Adapun harga tiket untuk KA Public Service Obligation (PSO) atau yang mendapat subsidi, tarifnya selalu tetap sesuai dengan tarif yang telah ditentukan oleh pemerintah. (fhm)