Update! Lebih 446 Ribu Tiket Kereta Api Angkutan Mudik Lebaran Sudah Terjual

  • Oleh : Fahmi

Senin, 26/Feb/2024 11:39 WIB
Foto/dok.KAI Foto/dok.KAI

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mengeluarkan data terbaru mengenai penjualan tiket kereta api masa Angkutan Lebaran 2024.

Pada hari ini, Senin 26 Februari 2024, pukul 08:30 WIB, dari data, KAI telah menjual sebanyak 446.135 tiket atau okupansi 34% dari total tiket yang disediakan sebanyak 1.332.626 tiket. Data tersebut untuk periode H-10 (31 Maret) s.d H Lebaran Ke-2 (11 April).

Baca Juga:
Libur Panjang Waisak, KAI Wisata Berikan Promo Ameizing Trip dan Shower & Locker

"Sebanyak 446.135 tiket atau 34% dari total tiket yang disediakan sebanyak 1.332.626 tiket pada periode tersebut. Penjualan ini akan terus meningkat karena penjualan masih berlangsung," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, Senin (26/2/2024).

Joni juga merincikan penjualan tiket pada tanggal mulai tanggal 31 Maret 2024 (H-10) sebanyak 18.356 tiket, 1 Apr 2024 (H-9): 13.688 tiket, 2 Apr 2024 (H-8):  13.606 tiket, 3 Apr 2024 (H-7):  23.754 tiket, 4 Apr 2024 (H-6): 43.511 tiket, 5 Apr 2024 (H-5): 50.869 tiket, 6 Apr 2024 (H-4): 56.159 tiket, 7 Apr 2024 (H-3): 56.518 tiket, 8 Apr 2024 (H-2): 56.646 tiket, 9 Apr 2024 (H-1): 46.910 tiket, 10 Apr 2024 (H Lebaran ke-1): 36.772 tiket, dan 11 Apr 2024 (H Lebaran ke-2) sebanyak 29.346 tiket.

Baca Juga:
Libur Panjang Waisak, KAI Catat Ada Lonjakan Penumpang Kereta Api

Dirincikan pula penjualan tiket KA favorit untuk masa Angkutan Lebaran, yaitu diawali dengan KA Airlangga relasi Pasarsenen - Surabaya Pasar Turi (PP), KA Bengawan relasi Pasarsenen - Purwosari (PP), KA Kahuripan relasi Kiaracondong - Blitar (PP), KA Serayu relasi Pasarsenen - Purwokerto (PP), KA Kertajaya relasi Pasarsenenen - Surabaya Pasarturi  (PP), KA Kutojaya Selatan relasi Kiaracondong - Kutoarjo (PP), KA Matarmaja relasi Pasarsenen - Malang (PP), KA Kertajaya relasi Pasarsenen - Surabaya Pasar Turi (PP), KA Tegal Bahari relasi Pasarsenen - Tegal (PP), dan KA Brantas relasi Pasarsenen - Blitar (PP).

Mekanisme Pembelian Tiket KA Angkutan Lebaran

Baca Juga:
Menikmati Kelezatan Kuliner di Dekat Stasiun Kereta Api

Joni juga menjelaskan, jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal dan rute alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

KAI terus melakukan inovasi terbaru untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang, salah satunya dengan menerapkan sistem antrean saat pembelian tiket kereta api jarak jauh. Fitur sistem antrean atau waiting room adalah sistem antrean online yang diterapkan oleh KAI pada aplikasi Access by KAI dan website booking.kai.id pada saat pemesanan tiket untuk mengatur aliran pemesanan tiket secara lebih terorganisir, terutama pada saat trafik pemesanan tinggi. Fitur ini membantu memastikan bahwa website dan aplikasi tetap stabil dan pengguna dapat memesan tiket dengan lebih adil dan teratur.

Saat Anda mengakses aplikasi Access by KAI atau website booking kai.id untuk pemesanan tiket kereta pada periode sibuk, maka Anda akan dimasukkan ke dalam Waiting Room. Secara sistem di belakang Anda akan mendapatkan nomor antrean dan harus menunggu giliran Anda untuk bisa mengakses sistem pemesanan tiket. Waktu tunggu bisa bervariasi tergantung pada jumlah pengguna yang sedang online.

Jika Anda keluar dari Waiting Room sebelum giliran Anda, Anda akan kehilangan posisi antrean Anda dan harus memulai dari awal jika ingin kembali masuk antrean. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap dalam Waiting Room hingga giliran Anda tiba.

Setelah masuk ke tampilan jadwal yang dicari, pengguna akan diberikan waktu selama 5 menit untuk memilih jadwal atau menggeser tab tanggal ke tanggal sebelumnya atau tanggal berikutnya. Namun jika Anda dalam waktu 5 menit tidak memilih jadwal kereta atau idle di halaman pemilihan jadwal kereta, Anda akan diarahkan kembali ke dalam waiting room.

“Kami mengingatkan kepada pelanggan agar teliti dalam menginput tanggal, memilih rute, dan memasukkan data diri pada saat melakukan pemesanan. Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi waktu perjalanan menuju ke stasiun agar tidak tertinggal keretanya," kata Joni.

Untuk mengakomodasi lonjakan permintaan masyarakat akan layanan kereta api pada periode Angkutan Lebaran ini, KAI akan menambah perjalanan kereta api seperti yang selalu kami lakukan saat periode peak season. Untuk detail perjalanan KA tambahan tersebut, akan kami infokan pada kesempatan lebih lanjut.

Sementara untuk tarif tiket kereta api di periode Angkutan Lebaran, tetap mengacu pada ketentuan Tarif Batas Bawah (TBB) - Tarif Batas Atas (TBA) untuk kereta api yang termasuk dalam KA Komersial. Adapun harga tiket untuk KA Public Service Obligation (PSO) atau yang mendapat subsidi, tarifnya selalu tetap sesuai dengan tarif yang telah ditentukan oleh pemerintah. (fhm)