Jalankan Decarbonization Partnership Program, Upaya Pertamina Patra Niaga Regional JBB Kurangi Emisi CO2 dan Gas Rumah Kaca

  • Oleh : Ahmad

Selasa, 27/Feb/2024 21:37 WIB
Foto:istimewa/pertaminajbb Foto:istimewa/pertaminajbb

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dalam upaya untuk solusi dekarbonisasi yang merupakan proses mengurangi atau menghilangkan emisi Karbon Dioksida (CO2) dan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) lainnya dari atmosfer, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama mitra bisnisnya melaksanakan kegiatan sharing session yang bertemakan Decarbonization & Net Zero Emission Partnership sebagai bagian dari Decarbonization Partnership Program yang dilaksanakan bersama praktisi dan akademisi lingkungan Tomi Bustomi A.Md, Hut dan Prof. Dr. Budi Haryanto, SKM, MPSH, MSc, FCR di Bandung tanggal 22 - 24 Februari 2024.

Baca Juga:
Antisipasi Antrean di Pelabuhan Merak, Pertamina Imbau Pemudik Isi BBM di SPBU Rest Area KM 43A dan 68A Tol Jakarta - Merak

Acara dilanjutkan dengan penanaman 500 bibit pohon langka saninten di Desa Suntenjaya Lembang, sebagai upaya untuk mendukung terwujudnya cita-cita nasional mencapai Net Zero Emission Indonesia tahun 2060.

Dalam kesempatan tersebut, Tomi Bustomi menjelaskan bahwa menanam pohon sebagai salah satu upaya mitigasi bencana hidrometeorologi.

Baca Juga:
Hadapi Arus Mudik, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Pastikan Kesiapan Satgas RAFI 2024

“Reforestasi dan rehabilitasi hutan serta lahan kritis di daerah aliran sungai sebagai upaya peningkatan tutupan lahan dalam mengendalikan erosi dan mengurangi sedimentasi sungai, hal ini telah dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Husein Sastranegara dalam program Reboisasi Hutan Penanaman Pohon Langka Saninten sejak tahun 2021,” terang Tomi.

Baca Juga:
Pastikan Kualitas dan Kuantitas BBM di SPBU, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Gelar Uji Tera di Wilayah Sukabumi dan Cianjur

Pemaparan presentasi dilanjutkan oleh Prof. Dr. Budi Haryanto yang menyampaikan bahwa pertambahan suhu bumi yang cukup mengkhawatirkan, dengan gambaran ilustrasi dampak kerusakannya yang ekstrim untuk setiap penambahan suhu hingga kondisi planet bumi hangus terbakar jika terjadi pembiaran dan tidak adanya awareness dari semua pihak.

AFT Manager Husein Sastranegara Pertamina Patra Niaga Regional JBB I Made Artha Wibawa menyampaikan AFT Husein Sastranegara telah berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti Perhutani, pemerintah desa, masyarakat setempat dan NGO untuk menciptakan program berkelanjutan yang berorientasi pada People, Planet, and Prosperity.

“Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen mendorong pengurangan emisi karbon, hal itu dibuktikan dengan berhasilnya Pertamina Patra Niaga mengurangi emisi karbon setara lebih dari 1,58 juta ton CO2 dari berbagai upaya reduksi emisi di lini operasional perusahaan,” ungkap Artha.(ahmad)