Penumpang Kereta Whoosh akan Diperiksa Tiket untuk Keamanan dan Kesesuaian Manifes Perjalanan

  • Oleh : Redaksi

Minggu, 31/Mar/2024 10:01 WIB
Foto/dok.KCIC Foto/dok.KCIC

JAKARTA (BeritaTrans.com) - KCIC menerapkan pengecekan kesesuaian tiket dan identitas penumpang yang melakukan perjalanan dengan Kereta Cepat Whoosh. Pengecekan dilakukan secara acak oleh petugas di stasiun dan kondektur pada saat perjalanan Whoosh. 

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyebutkan, pemeriksaan tiket dilakukan untuk memastikan kesesuaian data antara penumpang dengan tiket yang dimiliki. 

Baca Juga:
100 Ribu Tiket Whoosh Terjual pada Moment Libur Panjang Waisak-Akhir Pekan

Saat di stasiun, petugas akan melakukan pemeriksaan identitas penumpang secara acak sebelum melakukan check-in. Selain itu pemeriksaan secara acak juga akan dilakukan oleh kondektur selama dalam perjalanan.

Adapun hal-hal yang akan dilakukan pengecekan adalah kesesuaian nama dan nomor kartu identitas pada tiket serta jadwal perjalanan seperti tanggal dan jam keberangkatan. 

Baca Juga:
KCIC Gelar Bazaar di Stasiun Halim Sampai 23 Juli, Pengunjung Disuguhkan Diskon hingga 50% Loh!

"Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari protokol keamanan kereta cepat Whoosh. Selain itu pemeriksaan ini juga dilakukan untuk memastikan jika penumpang yang berangkat sesuai dengan data manifes perjalanan yang ada," ujar Eva.

Kesesuaian data penumpang ini juga berkaitan dengan asuransi perjalanan yang didapatkan penumpang. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, setiap penumpang kereta cepat Whoosh mendapatkan asuransi perjalanan sebagai bentuk jaminan pada penumpang. Jika data tidak sesuai, maka risikonya adalah penumpang yang bersangkutan tidak tercover oleh asuransi.

Baca Juga:
Momen Libur Panjang, Penumpang Whoosh Capai 20 Ribu Lebih Per Hari

Selama masa sosialisasi, jika terdapat penumpang yang datanya tidak sesuai, maka penumpang akan diberikan edukasi oleh petugas agar ke depannya mengisi data dengan sesuai. Seusai masa sosialisasi, jika masih didapati penumpang yang tidak sesuai datanya, maka akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

Eva mengimbau kepada masyarakat, agar saat melakukan pemesanan tiket, data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen identitas asli yang dimiliki yaitu KTP atau paspor. Pastikan data yang dimasukkan sudah sesuai sebelum menyelesaikan transaksi tiket. 

"Demi kelancaran dan kenyamanan proses layanan, kami harap calon penumpang bisa memperhatikan hal-hal terkait dengan data penumpang dan jadwal perjalanan. Terlebih menjelang angkutan lebaran, jumlah penumpang akan semakin meningkat. Jangan lupa untuk lakukan pemesanan tiket Whoosh melalui saluran resmi agar terhindar dari praktik percaloan," tutup Eva. (Fhm)