Ribuan Peserta Arus Balik Gratis Sepeda Motor dengan Kapal Laut Tinggalkan Semarang ke Jakarta

  • Oleh : Naomy

Sabtu, 13/Apr/2024 21:28 WIB
Peserta arus balik gratis bersiap di. Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang Peserta arus balik gratis bersiap di. Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang


SEMARANG (BeritaTrans.com) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melepas peserta arus balik mudik gratis dengan kapal laut voyage perdana yang mengangkut 1.705 orang penumpang dan 663 unit sepeda motor, dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang tujuan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Sabtu (13/4/2024).

Pelepasan kapal dilakukan Direktur Jenderal Perhubungan Laut, diwakili Kasubdit Sistem Informasi, Sarana dan Prasarana Angkutan Laut, Kurniawan, didampingi perwakilan Kepala Kantor KSOP Tanjung Emas  Semarang yang Capt. Ferry Akbar.

Baca Juga:
Mantap, Jakarta Masuk 50 Besar Kota Maritim Terkemuka Dunia

Keberangkatan kapal ditandai dengan pemberian Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari Kepala KSOP Tanjung Emas, Semarang yang diwakili Capt. Ferry Akbar kepada Nakhoda KM. Dobonsolo, Capt. Heri Setiadi.

"Sebanyak 1.705  orang penumpang peserta mudik gratis dengan kapal, terdiri dari 1.281  penumpang dewasa, 284 anak-anak dan 140 balita serta 663 unit sepeda motor diberangkatkan dengan kapal penumpang KM. Dobonsolo, dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang tujuan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta,” tutur Kurniawan usai melepas kapal arus balik mudik gratis voyage perdana di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu (13/4/2024).

Baca Juga:
Kemenhub Teken Perjanjian Kerja Sama dengan BKI untuk Pemeliharaan KN Kenavigasian

Acara pelepasan ini dihadiri stakeholder terkait seperti PT. Pelni (Persero) Cabang Semarang, PT. Pelindo (Persero) Cabang Semarang, para pejabat dan perwakilan Kementerian/Lembaga terkait, serta peserta mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut KM. Dobonsolo.

Pada tahun 2024,Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyediakan empat kali keberangkatan (voyage) peserta arus mudik gratis yang menggunakan sepeda motor dengan kapal, dengan total kuota sebanyak 9.600 penumpang dan 4.800 sepeda motor. 

Baca Juga:
Rehabilitasi Pelabuhan Banjar Nyuh Nusa Penida Dianggarkan Tahun 2025

“Alhamdulillah hingga hari ini, program mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut mendapat respon sangat positif dari masyarakat. Hal ini tentunya sangat membantu masyarakat guna menghindari risiko kecelakaan di jalan raya, sambil memberikan kesempatan kepada pemudik untuk istirahat di dalam kapal,” ungkap Kurniawan.

Pelayaran dari Semarang ke Jakarta dengan kapal KM. Dobonsolo akan menempuh waktu sekitar selama 14 jam. 

"Tadi KM. Dobonsolo diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pukul 16.00 WIB sehingga diperkirakan akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Semarang sekitar pukul 06.00 WIB di keesokan harinya," terangnya.
 
Menurut Kurniawan, program mudik gratis sepeda motor dengan kapal ini merupakan salah satu dukungan Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk mewujudkan slogan mudik lebaran tahun 2024 ini, yaitu “Mudik Ceria, Penuh Makna". 
 
“Para pemudik sepeda motor dengan kapal laut ini tidak dikenakan biaya apapun bahkan mendapatkan fasilitas dua kali makan selama pelayaran serta menikmati fasilitas lainnya seperti berobat secara gratis dan hiburan di atas kapal. Pemerintah berharap dengan memanfaatkan program mudik gratis sepeda motor dengan kapal ini, selain mengurangi angka kecelakaan di jalan raya, serta memberikan dampak kinerja Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang semakin Opitimis," ujar  Kurniawan.

Pada tahun 2024 ini, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan memprediksi bahwa pada lebaran tahun ini masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik mencapai 193,6 juta orang. Melalui program mudik gratis dengan kapal laut ini, diharapkan dapat mengurangi kepadatan mudik di jalan raya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Kami berterima kasih atas keikutsertaan masyarakat yang memanfaatkan mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut ini, karena sangat membantu dalam menghindari terjadinya kecelakaan di jalan raya. Dengan naik kapal laut, para pemudik bisa istirahat di dalam kapal, sehingga setelah sampai  kembali di Jakarta bisa melanjutkan perjalanan ke rumah  masing-masing," lanjutnya.

Kurniawan juga mengimbau para peserta mudik gratis untuk mempersiapkan diri dengan baik, mematuhi aturan keselamatan pelayaran, dan menjaga fasilitas di atas kapal. (omy)