Penandatanganan Paket Kontrak 205 MRT Jakarta Disaksikan Menhub

  • Oleh : Naomy

Kamis, 18/Apr/2024 05:37 WIB
Menhub di acara MRT Jakarta Menhub di acara MRT Jakarta

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan Penandatanganan Contract Package CP 205 MRT Jakarta rute Bundaran HI-Kota antara PT MRT Jakarta dengan perusahaan asal Jepang Sojitz Corporation di Jakarta, Rabu (17/4/2024).

Menhub mengemukakan, proyek CP205 ini akan memperluas jangkauan MRT dan juga akan meningkatkan konektivitas kota, mengurangi kemacetan serta memperbaiki kualitas udara dengan mengurangi emisi kendaraan bermotor. 

Baca Juga:
Kemenhub Apresiasi Hasil Survei Indikator terkait Penyelenggaraan Angleb 2024

"Ini merupakan sebuah jalan menuju perubahan yang membawa dampak positif bagi penduduk Jakarta dan sekitarnya dengan menghadirkan alternatif transpotasi yang lebih nyaman, aman dan efisien," lanjut Menhub.

Dia mengajak masyarakat selalu menggunakan transportasi umum, karena Jakarta telah menyediakan berbagai macam pilihan moda transportasi massal.

Baca Juga:
Menhub Temui MILT dan JICA, Bahas Perkembangan Sejumlah Infrastruktur Transportasi dengan Jepang

"Menghimbau bahwa penggunaan angkutan massal di Jakarta pun belum terlalu tinggi. Jadi saya mengajak, ayo gunakan angkutan massal. DKI sudah menyediakan MRT, BRT, ada juga LRT, dan juga ada KRL. Gunakan angkutan massal supaya tidak macet dan tidak polusi," imbuhnya. 

Menhub juga mengapresiasi hubungan baik Indonesia dan Jepang terutama dalam kerja sama pembangunan infrastruktur transportasi massal, keduanya konsisten dalam melakukan transfer knowledge. 

Baca Juga:
Hari Kedua Kunker Menhub di Jepang, Siap Fasilitasi Investasi TOD MRT Jakarta

"Sekali lagi bahwa Indonesia dan Jepang melakukan satu gerakan yang konsisten dan berkesinambungan yang membanggakan yang menunjukkan bahwa hububgan baik antara Indonesia dan Jepang itu selalu berjalan," kata Menhub.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan, CP 205 merupakan bagian dari paket kontrak kerja pembangunan MRT Jakarta fase 2A. Paket kontrak 205 ini meliputi gardu induk (substation system), sistem distribusi daya (power distribution system), listrik aliran atas (overhead contact system), persinyalan (signaling), telekomunikasi, Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA), rel(track), dan pintu tepi peron (platform screen doors). 

"Nilai kontraknya sebesar Rp4,2 triliun. CP205 akan mendukung operasional MRT Jakarta dari Bundaran HI hingga Kota," katanya. 

MRT Jakarta memberikan apresiasi kepada komitmen kuat antara Indonesia dan Jepang sehingga penandatanganan ini akhirnya dapat terlaksana. Rencananya, periode kontrak CP205 berlangsung selama 75 bulan, yaitu hingga akhir 2029. 

Sebagai informasi per 25 Maret 2024, perkembangan konstruksi fase 2A telah mencapai 33,36 persen dengan perincian CP201 Thamrin—Monas 74,02 persen, CP202 Harmoni—Mangga Besar 28,34 persen, dan CP203 Glodok—Kota 49,97 persen. 

Turut hadir dalam kegiatan ini Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono, Komisaris Utama PT MRT Jakarta Dodik Wijanarko, dan Managing Excecutive Officer, Chief Operating Officer, Aerospace Transportation and Infrastucture Division of Sojitz Corporation, Masakazu Hashimoto. (omy)