Garuda Mulai Fase Pemberangkatan Haji 1445H/2024M

  • Oleh : Naomy

Minggu, 12/Mei/2024 11:15 WIB
Jemaah haji Indonesia dengan maskapai Garuda Indonesia Jemaah haji Indonesia dengan maskapai Garuda Indonesia

JAKARTA (BeritaTrans.com)  – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia secara resmi mulai melaksanakan Fase I (Keberangkatan) Penerbangan Haji 1445H/2024M untuk menerbangkan para jemaah haji ke Tanah Suci.

Pada hari ini (12/5/2024), yang merupakan hari pertama pelaksanaan Fase Pemberangkatan Haji 1445H/2024M, Garuda memproyeksikan menerbangkan sedikitnya 4232 jemaah Haji asal Indonesia dalam 11 kelompok terbang  (kloter) yang berasal dari enam embarkasi, yaitu Jakarta (2 kloter), Banjarmasin (1 kloter), Lombok (1 kloter), Solo (4 kloter), Makassar (2 kloter) dan Padang (1 kloter).

Baca Juga:
Mitigasi Kelancaran Angkutan Haji, Garuda Tambah Operasional 1 Armada

Awal pelaksanaan fase pemberangkatan jemaah Haji Indonesia tersebut ditandai dengan penerbangan GA-7301 yang mengangkut 393  jemaah dari Kloter I Jakarta yang telah diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Madinah hari ini pukul 01.00 WIB. 

Keberangkatan penerbangan haji perdana tersebut resmi dilepas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berserta jajaran dan Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra.

Baca Juga:
Rampungkan Operasional Penerbangan Haji Fase 1 Embarkasi Lombok, Garuda Catat OTP Rata-Rata Capai 100%

Selanjutnya, kloter I calon jemaah Haji Indonesia tersebut direncanakan akan tiba di Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz pada pukul 07.00 LT. 

Adapun pemberangkatan kedua calon jemaah Haji akan dilaksanakan melalui Kloter I Banjarmasin dari Bandara Internasional Syamsuddin Noor pada pukul 08.40 WITA dan dijadwalkan tiba di Madinah pada pukul 16.40 LT.

Baca Juga:
Dukung Perkembangan Olahraga Nasional, Garuda Jadi Official Airline KONI

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, momentum penerbangan haji memiliki arti khusus bagi Garuda sebagai national flag carrier, terlebih mengingat Indonesia sebagai salah satu negara dengan umat muslim terbesar di dunia, untuk mengantarkan calon jemaah beribadah melalui layanan penerbangan yang aman dan nyaman.

“Penting bagi kami untuk memastikan para calon jemaah haji memiliki pengalaman menjalankan ibadah haji yang seamless mengingat perjalanan ibadah haji merupakan momen yang telah dinanti oleh para calon jemaah,” papar Irfan.

Sebelumnya, untuk mengoptimalkan kesiapan operasional penerbangan Haji 1445H/2024M ini, Garuda telah melaksanakan berbagai inisiatif melalui kesiapan aspek layanan, operasional, hingga tata kelola safety, untuk memastikan kesiapan layanan penerbangan bagi calon jemaah haji dapat berjalan optimal.

Salah satunya melalui Aircraft Health Program, yaitu penyehatan pesawat melalui beragam prosedur perawatan secara menyeluruh dan berlapis pada armada yang akan melayani penerbangan haji.

Lebih lanjut, pada operasional penerbangan Haji tahun ini, Garuda juga akan fokus menghadirkan penerbangan haji ramah lansia, di antaranya dengan mengoptimalkan perlengkapan penunjang kenyamanan selama penerbangan, seperti penyediaan selimut dan emergency equipment, optimalisasi boarding management, hingga penyiapan 30 kursi roda di setiap embarkasi. 

Selain itu, pada musim Haji 1445H/2024M ini Garuda Indonesia menambah jumlah petugas darat hingga 10 persen dari jumlah petugas pada tahun sebelumnya.

Pada musim Haji 1445H/2024M, Garuda akan mengangkut sebanyak total 109.072 calon jemaah yang terbagi ke dalam 292 kloter. Para calon jemaah tersebut akan diberangkatkan dari sembilan embarkasi, yaitu Banda Aceh, Medan, Padang, Jakarta-Pondok Gede, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok. 

Para calon jemaah haji tersebut akan diberangkatkan secara bertahap menuju Tanah Suci mulai 12 Mei hingga 10 Juni 2024, dengan keberangkatan menuju Madinah pada 12 - 23 Mei 2024 dan keberangkatan menuju Jeddah pada 24 Mei - 10 Juni 2024.

Selanjutnya, fase pemulangan jemaah akan dimulai pada 22 Juni sampai dengan 21 Juli 2024.

Pihaknya akan terus berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan kelancaran pelaksanaan  penerbangan Haji 1445H/2024M. Hal tersebut juga diselaraskan dengan komitmen Garuda untuk mengoptimalkan kesiapan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah.

"Melalui optimalisasi excellence di berbagai aspek yang mencakup seluruh touch point layanan penerbangan, sejak hari pertama keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci hingga rombongan terakhir jemaah haji tiba kembali di Tanah Air," tutup Irfan. (omy)