Melalui CSR, KAI Commuter Berikan Beasiswa Kepada Siswi Pemenang ISTEC 2024

  • Oleh : Redaksi

Senin, 13/Mei/2024 12:10 WIB
Foto:Istimewa Foto:Istimewa

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Sebagai apresiasi pada bidang pendidikan dan sebagai program kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), KAI Commuter berikan beasiswa kepada pelajar yang berprestasi. 

Salah satunya kepada para siswi SMP Labschool Jakarta. Senin, (13/5) Direktur Utama KAI Commuter Asdo Artriviyanto secara simbolis memberikan langsung beasiswa kepada empat siswi SMP Labschool Jakarta yang berprestasi di ajang International Science Technology and Engineering Competition (ISTEC) 2024.

Baca Juga:
Sambut Libur Panjang Anak Sekolah, Operasional Kereta Commuter Line Basoetta Ditambah

Dalam ajang tersebut, Tim SMP Labschool Jakarta bercerita tentang efektifitas Kereta Khusus Wanita (KKW) yang dioperasikan pada layanan Commuter Line Jabodetabek dengan rata-rata pengguna 950 ribu – 1 Juta orang tiap harinya. 

Asdo mengatakan, dari hasil tersebut bisa menjadi tolak ukur efektifnya Kereta Khusus Wanita (KKW). 

Baca Juga:
KAI Commuter Operasikan 1.048 Perjalanan KRL pada Periode Libur Panjang Idul Adha

“Hasil dari ajang tersebut bisa sebagai bukti dan tolak ukur bahwa KKW merupakan salah satu inovasi KAI Commuter yang efektif dalam mencegah tindak pelecehan seksual terhadap wanita dalam menggunakan transportasi publik khususnya Commuter Line.” jelas Asdo.

Saat ini KAI Commuter juga terus menghadirkan inovasi dalam pencegahan tindak kriminal yaitu sistem Analytic Recognition (CCTV Analytic) atau sistem CCTV yang dapat mengidentifikasi melalui rekam wajah pelaku tindak kriminal lainnya yang sudah menjadi data base pada sistem. 

Baca Juga:
Jumlah Penumpang KRL Capai Lebih dari 989 Ribu Orang di Hari Kerja, KAI Commuter Operasikan 1.048 Perjalanan Kereta


“Dengan CCTV Analytic ini KAI Commuter dapat mencegah tindak kejahatan karena dapat merekam wajah pelaku tindak kriminal yang sudah terekam di database sistem,” tambah Asdo.

Selain itu, KAI Commuter juga memberlakukan regulasi dalam mencegah tindak kejahatan di area stasiun maupun di dalam kereta yaitu dengan melarang dan memblokir pelaku tindak kejahatan saat akan masuk ke stasiun maupun dalam membeli tiket kereta api yang sudah dimasukan ke sistem CCTV Analytic dan sitem pembelian tiket kereta api. 

Untuk mencegah tindak kriminal di transportasi publik khususnya Commuter Line, KAI Commuter juga terus mengimbau kepada seluruh pengguna untuk tetap waspada dan memperhatikan situasi di sekitar mereka. Segera laporkan ke petugas jika melihat hal-hal yang mencurigakan, bisa langsung menghubungi layanan 24 jam Contact Center 021-121 untuk kami koordinasikan dengan petugas di lapangan.

Saat menghadapi situasi yang tidak menyenangkan atau mengalami tindakan kriminal segera lapor petugas yang ada di Commuter Line maupun di area Stasiun. Selain itu pengguna juga bisa berteriak untuk mendapatkan perhatian pengguna lainnya, atau juga bisa gunakan benda atau barang-barang bawaannya sebagai alat untuk membela diri. KAI Commuter mendinaskan Petugas Pengamanan KRL (PAM WALKA) yang akan secara rutin berpatroli saat di dalam perjalanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna.

Untuk mencegah terjadinya kembali tindak kriminal di dalam perjalanan Commuter Line, KAI Commuter mengajak kepada korban untuk melanjutkan proses hukumnya kepada pihak berwajib. 

“KAI Commuter siap memberikan dukungan penuh dengan melindungi dan mendampingi korban tindak kejahatan dalam proses hukumnya," Asdo menegaskan.

Diharapkan, dengan adanya sistem ini serta inovasi-inovasi dan usaha yang dilakukan KAI Commuter dapat memberikan layanan yang lebih baik lagi. Sekaligus juga dapat mencegah kejadian tindak kriminal di dalam Commuter Line maupun di area stasiun. Tak hanya itu, KAI Commuter juga mengajak seluruh pengguna untuk mendukung usaha-usaha yang dilakukan dalam pencegahan tindakan kriminal. (Fhm)