KAI Commuter Catat Rekor Volume Penumpang di Awal Juli 2024: 1,13 Juta Orang Naik KRL

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 02/Jul/2024 19:06 WIB
Foto:Istimewa Foto:Istimewa

JAKARTA (BeritaTrans.com) - KAI Commuter mencatat rekor volume tertinggi Commuter Line Jabodetabek sepanjang tahun 2024 ini. Itu terjadi pada hari kerja awal pekan ini, Senin, (1/7/2024).

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengungkapkan volume penumpang KRL hari ini mencapai 1.137.772 orang. 

Baca Juga:
Melihat Proses Pencucian KRL Setiap Hari yang Dilakukan KAI Commuter, Ini Bahan Sabunnya!

"Lebih tinggi 9% jika dibandingkan volume tertinggi pada Semester 1 tahun 2024 ini, 1.042.066 orang pada Senin 1 April 2024 lalu," ungkap Anne, Selasa (2/7/2024).

Dijelaskan, secara total pada semester pertama tahun 2024, KAI Commuter mencatat jumlah volume penumpang KRL Jabodetabek sebanyak 156.816.151 orang. Sebelumnya, sepanjang semester pertama tahun 2024, KAI Commuter mencatat rata-rata volume pengguna Commuter Line pada hari kerja sebanyak 961.051 orang per harinya. Sedangkan pada hari libur atau akhir pekan rata-rata sebanyak 709.730 orang per hari.

Baca Juga:
Punumpang KRL Meningkat hingga 15% Semester I 2024, KAI Commuter Layani Lebih 179 Juta Orang

KAI Commuter juga mencatat Stasiun Bogor sebagai stasiun pemberangkatan dan kedatangan dengan volume pengguna terbanyak pada semester pertama tahun 2024, masing-masing sebanyak 8.354.443 orang dan 8.386.071 orang. Sementara itu, Stasiun Tanah Abang tercatat sebanyak 8.236.822 orang yang naik, dan 8.073.270 orang yang turun di stasiun tersebut.

Anne mengatakan, dari pantauan persebaran pengguna, saat ini persebaran pengguna Commuter Line Jabodetabek di jam sibuk pagi hari pada hari kerja mulai pukul 05.30 – 08.30 WIB, dan mulai pukul 16.30 -18.30 WIB pada sore hari. Sedangkan persebaran pengguna pada hari libur mulai pukul 06.00 – 20.00 WIB.

Baca Juga:
Kartu Multi Trip KAI Commuter Bisa jadi Alat Pembayaran di Loko Cafe

"Saat ini KAI Commuter mengoperasikan perjalanan Commuter Line Jakabodetabek sebanyak 1.048 perjalanan dengan 87 rangkaian tiap harinya. Perjalanan tersebut terdiri dari 379 perjalanan Commuter Line Bogor, 260 perjalanan Commuter Line Cikarang, 199 perjalanan Commuter Rangkasbitung, 124 perjalanan Commuter Line Tangerang, dan 86 perjalanan Commuter Line Tanjungpriok," kata Anne.

Dijelaskan pula, saat ini, KAI Commuter juga telah menyediakan banyak pilihan untuk pengguna dalam melakukan transaksi pembayaran tiket Commuter Line, khususnya untuk Commuter Line Jabodetabek maupun Commuter Line Yogyakarta. 

Pengguna Commuter Line dapat memilih dengan sistem pembayaran melalui Kartu Multi Trip (KMT), Uang Elektronik Bank, atau pembayaran lewat QR-Code tiket melalui aplikasi Mitra yang telah bekerja sama dengan KAI Commuter.

Sejauh ini, berdasarkan data KAI Commuter, komposisi transaksi pembayaran tiket Commuter Line didominasi dengan menggunakan KMT. Sepanjang semester 1 tahun 2024 ini tercatat sebanyak 54,85% transaksi pembayaran tiket Commuter Line Jabodetabek menggunakan KMT atau sebanyak 86 juta lebih transaksi. Kemudian untuk transaksi pembayaran tiket disusul dengan menggunakan Uang Elektronik Bank sebanyak 38,15% dan pengguna QR-Code tiket sebanyak 6,87%.
  
KAI Commuter terus mengimbau dengan tren kenaikan volume pengguna tersebut, agar pengguna selalu ikuti arahan petugas dan mendahulukan pengguna yang akan keluar dari kereta. 

"Selalu menjaga barang bawaan dan selalu perhatikan celah antar peron dengan kereta. Selalu rencanakan perjalanannya dengan cermat dengan menggunakan aplikasi C-Access untuk mendapatkan info jadwal, kepadatan di stasiun dan posisi kereta secara real time," imbau Anne. (Fhm)