Oleh : Naomy
MEDAN (BeritaTrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah II Medan bersama dengan PT Angkasa Pura Aviasi dan stakeholder penerbangan
gelar Safety Campaign terkait pentingnya kesadaran terhadap keselamatan penerbangan di Bandara Kualanamu, Medan, Selasa (2/12/2024).
Baca Juga:
OBU II Medan Beri Dukungan pada Cabor di Ruang Udara dan Closing Ceremony PON XXI
Kampanye Keselamatan Penerbangan tersebut bertujuan mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan keselamatan, keamanan penerbangan serta mempersiapkan operasional dan pelayanan angkutan udara dalam menyambut pelaksanaan Angkutan Udara Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
“Bandara Kualanamu ini merupakan salah satu gerbang utama transportasi di bagian barat Indonesia. Dengan semakin meningkatnya aktifitas penerbangan, terutama menjelang masa Nataru, maka perlu memastikan bahwa standar keselamatan, keamanan, pelayanan dan kepatuhan (3S+1C) dapat terpenuhi,” jelas Kepala OBU Wilayah II, Bambang Hartato.
Baca Juga:
Kontingen PON XXI Mulai Tiba, Gairahkan Penerbangan di Bandara Sultan Iskandar Muda dan Kualanamu
Bambang menuturkan, penerbangan yang selamat dan aman dapat tercipta dari upaya kolaboratif antara pihak maskapai, otoritas penerbangan, serta setiap individu yang terlibat dalam industri penerbangan.
“Satu contoh kasus video yang viral di media sosial terkait pemakaian rokok elektronik (vape) oleh seorang penumpang sesaat sebelum naik pesawat, ini tentunya melanggar dan membahayakan keselamatan penerbangan,'' ujarnya.
Baca Juga:
Jelang PON XXI, Bandara Sultan Iskandar Muda dan Bandara Kualanamu Dipercantik
Adapun sesuai dengan Surat Edaran Nomor : SE 12 DJPU Tahun 2024 tentang Ketentuan Rokok Elektronik (Vape) yang dibawa penumpang dalam penerbangan.
Surat Edaran ini harus dipatuhi bagi pengguna jasa transportasi udara guna keselamatan bersama baik penumpang dan awak pesawat.
“Oleh karena itu, kampanye ini hadir sebagai upaya nyata dari OBU Wilayah II Medan, PT Angkasa Pura Aviasi dan semua stakeholder untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya keselamatan dan keamanan penerbangan. Melalui Inspeksi menyeluruh, edukasi dan promosi keselamatan dan keamanan,” tutup Bambang. (omy)