Dagang Mi di Pinggir Jalan, Mantan Pramugari Batik Air Sabet Omset Rp50 Juta/Bulan

  • Oleh : Redaksi

Jum'at, 27/Nov/2020 09:22 WIB
Siqoh Ulya, mantan pramugari berjualan di pinggir jalan. Foto (Zen/cakrawala.co) Siqoh Ulya, mantan pramugari berjualan di pinggir jalan. Foto (Zen/cakrawala.co)

GRESIK (BeritaTrans.com)  – “Habis jadi Pramugari kok dagang di pinggir jalan?” Itulah pertanyaan yang sering diterima Siqoh Ulya, mantan pramugari Batik Air yang kini berjualan aneka makanan di kedai seluas 2 x 1,5 meter persegi.

Dia membuka usaha bernama Pawon Mie di pinggir jalan, tepatnya di depan Kantor BRI Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Baca Juga:
Keluarga Pramugari NAM Air Korban SJ 182 Berharap Oke Bisa Dibawa ke Rumah

Wanita berusia 25 tahun warga Desa Sukorejo Kecamatan Bungah itu mengaku tak malu berjualan di pinggir jalan, selama usahanya tersebut halal.

 

“Selagi itu halal kenapa nggak? Aku juga tipe wanita yg ga bisa diem dirumah, krna posisi aku udah menikah dan punya anak,” ungkapnya, Selasa (24/11/2020).

Siqoh mengaku, suaminya melarang dia terbang. Bahkan, tawaran kerja di kantor maupun menjadi instruktur di penerbangan, ia.tolak, demi tanggung jawab sebagai ibu tangga.

“Pernah ada tawaran kerja di kantor atau jadi instruktur di penerbangan suami tetap ngelarang. Karena emang tanggung jawabku sekarang dirumah mengurus suami dan anak,” tambahnya.

Namun, sebagai wanita kreatif, Siqoh terus memutar otak agar tetap bisa produktif, tanpa melupakan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga. Berbagai usaha pun ia coba, termasuk membuka usaha rias dan jual baju.
Alhasil, kini Siqoh memilih terjun ke dunia kuliner dengan berjualan membuka kedai bernama Pawon Mie.
 
Pengalamannya selama 4 tahun sebagai pramugari Batik Air menjadikannya cukup piawai dalam melayani pelanggannya.

“Alhamdulillah sekarang menemukan pekerjaan yang sesuai passionku juga, berdagang. Kenapa bisa passionku? karena berdagang aku ketemu orang banyak, orang baru. Sama seperti aku terbang dulu. Bedanya dulu dari antar kota sampai luar negeri, sekarang diem di satu tempat. Tapi tetap sama kok,” ungkapnya.

Seiring berjalannya waktu, kedai Pawon Mie Bungah pun mulai dikenal warga. Menunya komplit. Ada Siomay yang jadi best seller, Mie Original, Moe Teriak, Mie Ayam Cincang, dan Pentol Mercon. Harga mulai Rp 2.000 Untuk aneka Mie harganya Rp 10 ribu. Buka mulai jam 15:30 sampai jam 21:00 WIB.

Siqoh mengaku omset perbulannya mencapai Rp 40 juta sampai Rp 50 juta.

Jika Anda penasaran ingin mendapatkan pelayanan belanja kuliner seperti di pesawat, silahkan mampir ke Kedai Mie Pawon di depan kantor BRI Kecamatan Bungah.

Sumber: cakrawala.co.