Pramugari Philippines Airlines Dibunuh di Hotel

  • Oleh : Redaksi

Rabu, 06/Janu/2021 21:43 WIB


MAKATI (BeritaTrans.com) - Seorang pramugari ditemukan Tewas di kamar mandi hotelnya saat Tahun Baru,  dengan dugaan dia diperkosa dan dibunuh.

Polisi di Makati, Filipina, menetapkan 11 orang sebagai tersangka pemerkosaan dan pembunuhan perempuan yang diidentifikasi bernama Christine Angelica Dacera itu.

Baca Juga:
FAA: Perangi Penumpang Berprilaku Buruk di Pesawat

Christine yang berasal dari Kota General Santos dilaporkan menghabiskan perayaan Tahun Baru bersama teman sebelum dia tewas.

Kepala polisi setempat, Harold Depositar, membenarkan pihaknya sudah menetapkan 11 orang tersangka yang bersama Christine sebelum kematiannya.

Baca Juga:
Penerbangan Mulai Pulih, Emirates Buka Lowongan 3.500 Pegawai Baru, Termasuk 3.000 Kru Pesawat

Meski begitu, dia menyatakan tuduhan itu masih harus menunggu konfirmasi uji toksikologi dan otopsi pada jenazah si pramugari.

Kepada The Philippine Daily Inquirer, Kolonel Depositar menerangkan kebanyakan pria itu tidak dikenal oleh Christine.

Baca Juga:
Maskapai GOL Wajib Bayar 42 Dolar AS/Bulan untuk Biaya Kosmetik Setiap Karyawatinya yang Berjumlah 4.000 Orang, Nah Lo!

"Hanya tiga dari mereka yang merupakan teman korban. Sisanya tak dia kenal karena mereka adalah teman dari temannya," ulasnya.

Dugaan bahwa Christine diperkosa dan dibunuh muncul setelah polisi menemukan adanya luka robek dan bekas sperma di alat kelaminnya.

Dilansir The Sun Selasa (5/1/2021), penegak hukum juga menerangkan terdapat bekas cakaran dan goresan di jenazah Christine.

Pramugari yang bekerja untuk maskapai Philippines Airlines itu dilarikan ke rumah sakit, setelah teman-temannya menemukanya di bak mandi.

Para dokter segera melakukan pernapasan buatan kepada Christine. Tapi dia tak merespons, dan dinyatakan meninggal di rumah sakit Makati.

Christine dilaporkan sempat ditemukan oleh salah satu temannya pada malam kejadian. Namun, dia dikira tidur di bak mandi sehingga diberi selimut.

Sejumlah pengikut Christine di Instagram memberikan penghormatan terakhir setelah mengetahui kabar dia tewas.

"Terima kasih sudah bersedia membagikan kepribadianmu yang menawan, Tine. Terbanglah tinggi, kami berdoa untukmu," kata salah satu follower.

(lia/sumber:kompas.com)