Kemenhub Apresiasi Maskapai Kembangkan Konektivitas Antarpulau

  • Oleh : Naomy

Kamis, 14/Janu/2021 09:48 WIB
Penerbangan perdana Citilink Indonesia rute Padang-Balikpapan Penerbangan perdana Citilink Indonesia rute Padang-Balikpapan


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Untuk  mendukung pemulihan ekonomi nasional saat pandemi Covid-19, Kementerian Perhubungan bersama stakeholder penerbangan bekerja bersama untuk ikut berperan aktif terutama dalam sektor transportasi udara. 

"Salah satunya dengan membuka rute penerbangan baru secara langsung (direct) antarpulau," ujar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto di Jakarta, Kamis (14/1/2021).

Baca Juga:
Batik Air dan Kemenhub Ramp Check Pesawat

Pembukaan rute penerbangan baru diapresiasi. Ini akan menambah konektivitas penerbangan nasional yang diharapkan memudahkan masyarakat untuk bepergian menggunakan transportasi udara, sehingga dengan rute baru ini dapat meningkatkan perekonomian di masing-masing wilayah tersebut dan sekitarnya.

Seperti kemarin (13/1/2021), maskapai Citilink Indonesia membuka penerbangan baru rute Padang - Balikpapan - Manado pp dan Padang- Medan - Banda Aceh pp. 

Baca Juga:
Bertemu dengan Keluarga Penumpang SJ 182, Basarnas Tegaskan Tambah Waktu Pencarian 3 Hari lagi

Peresmian pembukaan rute baru tersebut dilakukan di Bandara Internasional Minangkabau Padang dan dihadiri oleh Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang Agoes Soebagio beserta jajarannya. 

"Rute baru ini menghubungkan langsung tiga pulau yaitu Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Masyarakat di ketiga pulau tersebut dapat terbang langsung tanpa transit di pulau Jawa sehingga penerbangannya lebih efektif dan efisien," tuturnya. 

Baca Juga:
Mengacu SE 3/2021, Citilink Ingatkan Penumpang untuk Patuhi Ketentuan

Misalnya saja kata Kepala OBU VI Agoes, rute Padang - Balikpapan dari yang sebelumnya enam jam karena harus ke Jakarta terlebih dahulu, menjadi hanya tiga jam.

Menurut Agoes, kota Padang dan Balikpapan dapat menjadi hub dari kota-kota di sekitarnya, sehingga pangsa pasar penerbangan di rute ini menjadi lebih besar. 

Semakin banyak penerbangan langsung tanpa transit di pulau Jawa akan semakin membuat ramai konektivitas penerbangan antar pulau. Dan pada akhirnya, hal ini akan menguntungkan dan mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat. 

Di sisi lain,  Kementerian Perhubungan terus mengingatkan maskapai penerbangan agar selalu menjadikan  keselamatan, keamanan dan kesehatan menjadi fokus utama terutama di masa pandemi ini. (omy)