Pilot Emirates Diskors karena Tolak Terbang ke Israel

  • Oleh : Redaksi

Kamis, 14/Janu/2021 19:28 WIB


Jakarta (BeritaTrans.com)  - Maskapai penerbangan internasional yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Emirates dilaporkan telah menjatuhkan skors terhadap pilot yang menolak menerbangkan armadanya dalam penerbangan menuju Israel.

Mengutip Middle East Monitor, Kamis (14/1/2021), pilot yang diskors itu merupakan pilot berkebangsaan Tunisia yang bernama Moneem Saheb Tabaa. Ia mengaku keputusan yang diambilnya itu tidak membuat dirinya menyesal sama sekali.

"Hanya Tuhan yang akan mengurus saya," ucapnya dalam akun Facebook miliknya. "Saya tidak menyesal sama sekali," lanjutnya.


Ketika berita tentang skors itu menyebar di media sosial, banyak aktivis mengecam Emirates yang berbasis di Dubai dan memuji Tabaa atas sikapnya yang menentang kesepakatan normalisasi tahun lalu antara Israel dan beberapa negara Arab. UEA menjadi negara pertama di kawasan semenanjung Arab yang menormalisasi hubungan diplomatiknya dengan Israel.

Sementara itu, Tunisia, negeri asal Tabaa sendiri, telah menyatakan secara konsisten mereka tidak berniat mengikuti normalisasi dengan Israel yang menduduki wilayah Palestina. Dalam sebuah pernyataan akhir tahun lalu, Kementerian Luar Negeri Tunisia menyatakan, "Karena Tunisia menghormati posisi kedaulatan negara lain (Palestina)."

Setelah terpilih pada 2019, Presiden Tunisia Kais Saied pun mengatakan Palestina terukir di hati rakyat Tunisia dan mengatakan "Palestina bukanlah tanah yang terdaftar sebagai real estate."

Israel dalam beberapa waktu terakhir berhasil menormalisasi hubungan dengan beberapa negara arab muslim seperti UEA, Bahrain, dan Sudan. Komunikasi itu dijembatani oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang juga mengakui Yerusalem sebagai ibu kota dari negara itu. (lia/sumber:cnbcindonesia.com)

Baca Juga:
Pesawat Latih Militer T-38 AS Jatuh, 2 Pilot Tewas

 

 

Baca Juga:
Boeing Instruksikan Pilot Pantau Pesawat dengan Cermat Usai Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182