Ditjen Hubdat Bangun Posko Pengungsi Gempa Mamuju dan Dapur Umum di Terminal Simbuang

  • Oleh : Naomy

Rabu, 20/Janu/2021 10:54 WIB
Terminal Simbuang dijadikan Posko pengungsi gempa Mamuju Terminal Simbuang dijadikan Posko pengungsi gempa Mamuju

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) -  Gempa 6.2 SR yang melanda Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021) dan menelan 90 korban jiwa.

Baca Juga:
Dirjen Budi Bersama Gubernur Sumsel Potong 2 Mobil Tangki dan 1 Dump Truck

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Provinsi Sulawesi Selatan- Sulawesi Barat mendirikan Posko di Terminal Tipe A Simbuang, Mamuju.

“Dari hari pertama terjadi musibah, Terminal Simbuang telah dijadikan penampungan bagi para pengungsi. Melalui posko tersebut, Kemenhub mendirikan dapur umum untuk melayani pengungsi yang menginap dengan tenda darurat,” tutur Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga:
Ditjen Hubdat Serahkan Retro Reflector Meter dan Sarana Keselamatan ke BPTD, Kepolisian, dan BPLJSKB

Posko tersebut menampung sebanyak 138 Kepala Keluarga atau 573 jiwa yakni orang dewasa 524 jiwa, anak-anak 46 jiwa, dan ibu hamil sebanyak tiga jiwa.

Dia berharap, dengan adanya posko bantuan ini dapat membantu meringankan beban para pengungsi serta mampu mendistribusikan bantuan dengan tepat sasaran bagi para pengungsi.

Baca Juga:
Dirjen Budi Serahkan e-BLU Reader kepada 25 BPTD, PKTJ, dan PTDI-STTD

“Di lokasi ini juga telah didirikan dapur umum bagi para pengungsi. Sejumlah bantuan kebutuhan bahan pokok seperti sembako, air mineral, masker, peralatan kesehatan wanita, handsanitizer, selimut dan tenda posko telah disalurkan," ujarnya. 

Saat ini pengiriman bantuan masih sedikit terhambat mengingat pengiriman barang melalui jalan darat terkendala jalan longsor. Semoga setelah longsor ini teratasi, proses pengiriman dan penyaluran bantuan kembali lancar. (omy)