Rudal Hipersonik Kh-47M Kinzhal Akan Menjadi Senjata Jet Tempur Rusia

  • Oleh : Redaksi

Rabu, 20/Janu/2021 21:06 WIB
Foto: ilustrasi Foto: ilustrasi

MOSKOW (BeritaTrans.com) - Angkatan Laut Rusia sedang bersiap menerima rudal hipersonik Kh-47M Kinzhal untuk dipasang pada jet tempur milik mereka.

Dilansir dari Naval News, rudal hipersonik generasi terbaru ini bisa mencapai target dengan tingkat presisi tinggi hanya dalam waktu beberapa menit.

Baca Juga:
Admiral Amelko & Chichagov, Kapal Fregat Rusia Pembawa 32 Rudal Hipersonik

Militer Rusia juga mengklaim, saat ini belum ada negara di dunia yang memiliki kemampuan untuk menangkal rudal hipersonik Kh-47M Kinzhal.

 

Baca Juga:
Jet Tempur Rusia Cegat 3 Pesawat Prancis di Atas Laut Hitam

Rudal hipersonik Kinzhal memiliki jangkauan hingga 2.000 km dan rencananya akan dipasang pada jet tempur MiG-31K versi terbaru.

Sebelum diluncurkan, MiG-31K harus membawa rudal Kinzhal ke ketinggian 12-15 km. Rudal kemudian akan melesat dengan kecepatan tinggi dan mampu berakselerasi ke kecepatan hipersonik menuju target melalui lintasan yang rumit.

Baca Juga:
Rusia Uji Coba Tembak Rudal Hipersonik Tsirkon dari Kapal Selam, Berkecepatan 11.000 km/jam

Kombinasi tersebut diyakini bisa memberikan kesempatan yang lebih besar bagi kapal induk untuk bergerak lebih cepat memasuki area lawan dan menghancurkan target seperti kapal perang besar bahkan kapal induk.

Sayangnya, jet MiG-31K belum memiliki kemampuan menembakkan rudal udara-ke-udara dan harus bekerjasama dengan MiG-31BM.

Melihat kebutuhan yang beragam tersebut, ke depan resimen udara Angkatan Laut Rusia membutuhkan setidaknya dua skuadron untuk bertugas di atas kapal induk. Satu untuk menjaga pertahanan udara dan melindungi MiG-31K, sementara satu lagi akan bertugas mengoperasikan MiG-31K.

 

Rudal hipersonik Kinzhal baru kemungkinan akan dipasang pada resimen udara yang bertugas di Kamchatka dan Semenanjung Kola. Resimen ini secara efektif beroperasi di sebagian besar Samudra Atlantik dan Pasifik melawan kapal induk dan formasi serangan amfibi serta pangkalan komando musuh.

 

Sebelum penugasan, militer Rusia akan lebih dulu membangun infrastruktur untuk perangkat keras dan personel sebelum unit rudal hipersonik Kinzhal tiba.

 

Lapangan udara dan sejumlah unit persenjataan telah dikembangkan secara khusus agar sesuai untuk Kinzhal. Tempat tinggal baru untuk para prajurit juga telah disiapkan. Berikutnya, tinggal menunggu kedatangan jet MiG-31K versi terbaru. (lia/sumber:kontan.co.id)