Perahu Motor Mati Mesin di Perairan Tidore, KSOP Ternate Bantu Evakuasi

  • Oleh : Naomy

Kamis, 18/Feb/2021 19:28 WIB
Evakuasi perahu motor mati mesin  di Ternate Evakuasi perahu motor mati mesin di Ternate

TERNATE (BeritaTrans.com) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan cq. Kantor Kesyhabandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate, Maluku Utara bantu mengevakuasi kapal perahu motor rute lintas Tuanane yang terhantam ombak besar hingga mesin mati. 

Kepala pos (Dan pos) Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pelabuhan Bastiong Bunyamin Nasir menyampaikan, proses SAR atau evakuasi dilakukan oleh kapal patroli KPLP. KNP 358.

Baca Juga:
KM Cahaya Arafah Tenggelam di Perairan Ternate, Tim SAR masih Intensif Cari Korbannya

“Kapal perahu motor lintas Tuanane telah ditowing (diderek) oleh KNP 358 dan disandarkan di Dermaga Perikanan Tidore,” ujar Bunyamin, Kamis (18/2/2021).

Kronologi musibah kapal perahu motor tersebut, diuraikannya, berangkat pukul 07.00 WIT dari Pelabuhan Bastiong menuju Pelabuhan Moti membawa 10 orang penumpang dan tiga anak buah kapal (ABK) serta muatan berupa semen seberat 15 ton/m3.

Baca Juga:
Perketat Pengawasan Pelabuhan, KSOP Ternate Minta Masyarakat Tak Bandel

“Pada saat berangkat, kondisi laut normal,” ungkapnya.

Namun, pada pukul 07.45 WIT pihaknya mendapat laporan bahwa kapal tersebut mengalami kondisi mati mesin di depan Pulau Tidore, tepatnya Kampung Toloa.

“Saya minta bantuan KUPP Soasio untuk bergerak cepat membantu dan responnya langsung bergerak dengan kapal patroli menuju lokasi,” ungkapnya.

KUPP Soasio langsung menerjunkan KNP 375 ke lokasi untuk melakukan proses towing. Namun, evakuasi gagal karena tali towing yang putus.

“Pukul 10.00 WIT KNP 358 tiba di lokasi dan langsung melakukan evakuasi. Pukul 10.30 WIT evakuasi berhasil dilakukan dan memindahkan 10 orang penumpang ke KNP 358 dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Saat ini, kapal telah bersandar di Dermaga Perikanan Tidore dan 10 penumpang telah kembali dengan selamat ke Pelabuhan Bastiong dengan KNP 358.

“13.10 WIT KNP 358 berhasil menambatkan kapal di Dermaga Perikanan Soasio, selanjutnya kapal beserta dokumen diserahkan ke KUPP Soasio untuk tindakan selanjutnya. 13.20 WIT KNP 358 bertolak ke Ternate beserta 10 orang penumpang,” katanya.

Selanjutnya KSOP Ternate menerbitkan surat pemberitahuan dengan nomor UM.003/4/23/KSOP.TTE-2021 itu, ditujukan kepada pimpinan perusahaan pelayanan/non pelayaran, para nahkoda kapal, para pemilik kapal-kapal lokal/kapal jenis Ferry/kapal rakyat dan para Danpos KSOP Ternate.

Kepala KSOP Ternate Affan Tabona menyebutkan, pemberitahuan tersebut menindaklanjuti prakiraan cuaca dari BMKG Kelas I Sultan Baabullah Ternate yang dikeluarkan 18 Februari 2021 berlaku mulai pukul 21.00 WIT sampai dengan 20 Februari 2021 pukul 21.00 WIT tentang peringatan dini gelombang tinggi (Early Warning).

“Untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa dan harta benda di laut, KSOP Ternate menunda sementara keberangkatan kapal-kapal Ferry, Perintis, Landing Craft, SPOB dan kapal-kapal rakyat,” tutupnya. (omy)