Kapal Penyelundup Miras dan Rokok Ilegal Ditangkap di Perairan Batam

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 05/Mar/2021 04:53 WIB
Miras yang diamankan oleh Satpolair Polresta Barelang di pelabuhan tikus Sei Lekop, Sagulung, Batam. (Foto: Istimewa) Miras yang diamankan oleh Satpolair Polresta Barelang di pelabuhan tikus Sei Lekop, Sagulung, Batam. (Foto: Istimewa)

BATAM (BeritaTrans.com) - Upaya penyelundupan Minuman Keras (miras) digagalkan Satuan Polair Polresta Barelang, di pelabuhan tikus Sei Lekop, Sagulung Batam, Kepulauan Riau. Penangkapan dilakukan saat petugas melakukan patroli pada Selasa (2/3/2021). 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak hanya membawa miras, kapal jenis pompong tanpa nama tersebut diketahui mengangkut barang lainnya berupa rokok ilegal. 

Baca Juga:
Penyelundupan 3 Kontainer Minyak Goreng ke Timor Leste Digagalkan Polisi

"Kapal kayu itu membawa barang ilegal berangkat dari pelabuhan tikus Sei Lekop," kata Kasat Kasat Polair Polresta Barelang, AKP Syaiful Badawi kepada wartawan, Kamis (4/3). 

Badawi menjelaskan, saat melewati perairan Pulau Bulan, tepat pada koordinat 00°59.907 N-103°56.358 E, kapal kayu tanpa nama itu langsung dihentikan. Petugas lalu melakukan pemeriksaan dan menemukan barang ilegal berupa minuman keras bebrbagai merek dan rokok ilegal. 

Baca Juga:
Polres Metro Bekasi Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras

"Di dalam kapal ditemukan 29 box rokok, 3 box Black Label, 27 Red Label, dan 213 kes Carlsberg," terangnya. 

Petugas yang terus melakukan pemeriksaan lanjutan, mendapati fakta bahwa sarana pengangkut tersebut diketahui adalah milik seseorang bernama Azis. Pihaknya kemdian langsung mengamankan kapal dan barang muatan tersebut. 

Baca Juga:
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap Penyelundupan Benur dengan Modus PPKM Darurat

"Nahkoda kapal bernisial S (29) juga kami amankan, perbuatan mereka telah melanggar pasal 102 UU Nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan," ungkap Badawi. 

Hingga saat ini, Pihaknya masih meminta keterangan lebih lanjut dari dua orang anak buah kapal (ABK) berinisial S dan F.(fh/sumber:kepripedia.com)