Pembinaan Pemerintah pada Penyelenggara Angkutan Umum, Tingkatkan Mutu Layanan

  • Oleh : Naomy

Selasa, 23/Mar/2021 07:39 WIB
Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani

YOGYAKARTA (BeritaTrans.com) - Pembinaan pemerintah dalam hal ini Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, pada  penyelenggara angkutan umum, bertujuan tingkatkan mutu layanan.

Baca Juga:
BTS Dinilai Tingkatkan Aksesibilitas dengan Layanan Bagus dan Terjangkau

Hal itu disampaikan Direktur Angkutan Jalan Ahmad Yani di sela membuka Semiloka Pengusahaan Angkutan Umum di Yogyakarra, Senin (22/3/2021) malam.

"Menghadapi persaingan usaha dalam penyelenggaraan angkutan orang, peran pemerintah dalam hal pembinaan penyelenggaraan angkutan orang di jalan. Ditujukan untuk meningkatkan mutu pelayanan angkutan jalan kepada masyarakat di masa kini dan masa mendatang," urainya.

Baca Juga:
Gandeng BMKG, Ditjen Hubdat Gelar Bimtek Keselamatan Angkutan SDP

Dia menyebutkan, keselamatan dan keamanan angkutan jalan dalam perkembangan teknologi transportasi jalan juga menjadi fokus pemerintah dan kita bersama

Pihaknya juga mensejajarkan insan pengemudi angkutan umum dengan Insan pembangunan lainnya sehingga dipandang sebagai suatu profesi yang layak.

Baca Juga:
Kemenhub Gelar Sertifikasi Pengemudi di PTDI Bekasi, PKTJ Tegal, dan Poltrada Bali

"Perkembangan teknologi transportasi darat di indonesia mengikuti seiringnya perkembangan zaman, untuk itu perlunya pembekalan bagi insan pengemudi dan para teknisi untuk mengetahui perkembangan teknologi tersebut," ungkap Yani.

Kegiatan sektor transportasi seyogyanya dapat berjalan dengan selamat, aman, lancar dan terkendali, yang pada akhirnya  akan terciptanya kesejahteraan bangsa dan negara.

Ditjen Hubdat juga terus melakukan peningkatan dalam hal penyediaan berbasis digital.

Misalnya untuk perizinan pengusahan angkutan orang, maka ada Spionam. Untuk pembelian tiket bus secara online melalui e-ticketing, dan e-log book untuk rekam data pengemudi.

"Kami akan terus memberikan yang terbaik untuk layanan dan keselamatan transportasi," pungkas Yani. (omy)