Aksi Koboi di Duren Sawit, Pengendara Fortuner Ditangkap Polisi

  • Oleh : Fahmi

Sabtu, 03/Apr/2021 14:39 WIB
Ilustrasi pistol. Ilustrasi pistol.

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Seorang pengguna jalan menunjukkan senjata api atau yang dikenal dengan aksi ala koboi yg terjadi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur pada Jumat (2/4).  

Aksi itu dilakukan seseorang berinisial MFA yang mengendarai mobil Fortuner bernomor polisi B 1673 SJV ketika melintas di Jalan Kolonel Sugiono pada Jumat (2/4/2021) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. 

Baca Juga:
Mudik Dilarang, Polisi Awasi Penggunaan Travel Gelap dan Mobil Dinas

Saat lampu lalu lintas menyala merah, MFA menyenggol perempuan yang mengendarai motor. Beberapa warga yang melihat peristiwa tersebut kemudian membantu pengendara sepeda motor. 

Tak hanya itu, warga yang menjadi saksi mata juga mencoba menghentikan mobil yang dikendarai MFA. Namun, mobil tersebut melaju dan meninggalkan korban. Warga sempat merekam kejadian itu dan mengunggahnya ke media sosial. 

Baca Juga:
Mobil dengan Plat Nomor Dewa yang Pakai Strobo dan Sirene Akan Ditindak

Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus pada Jumat (2/4) siang mengatakan, jajarannya langsung melacak dan profiling kendaraan yang viral di media sosial itu. 

"Yang terjadi setelah itu adalah yang bersangkutan dari dalam mobil marah-marah dan mengeluarkan senjata api," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Yusri Yunus. 

Baca Juga:
30 Unit ETLE Mobile Dipasang di Jakarta untuk Lengkapi ETLE Statis

Pelaku diketahui tinggal di Patal Senayan, Jakarta Selatan. Namun, sang pelaku tak berada di kediamannya ketika disambangi polisi. Keberadaan MFA baru diketahui polisi berdasarkan informasi dari orang tuanya langsung. 

"Yang bersangkutan kita amankan di salah satu parkiran mal di kawasan Jakarta Selatan," kata Yusri. 

Dalam pemeriksaan itu, diketahui MFA menggunakan airsoft gun dalam aksi koboinya. Airsoft gun menggunakan tekanan gas untuk melontarkan peluru yang biasanya berbahan plastik. 

Hingga Jumat (2/4) malam, Yusri Yunus mengatakan MFA yang berprofesi sebagai wiraswasta ini masih menjalani pemeriksaan terkait aksi koboi itu.(fh/sumber:CNNIndonesia)