Mantap, Diikuti 41.683 Peserta, Seleksi Kompetisi Dasar Sipencatar Polbit Kemenhub Lancar

  • Oleh : Naomy

Rabu, 16/Jun/2021 20:56 WIB
Seleksi Sipencatar Pola Pembibitan Kemenhub terapkan Protokol Kesehatan (Hms-BPSDMP) Seleksi Sipencatar Pola Pembibitan Kemenhub terapkan Protokol Kesehatan (Hms-BPSDMP)


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Mantap, Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Pola Pembibitan (polbit), Kementerian Perhubungan tahun 2021, mulai memasuki tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). 

Seleksi awal Sipencatar Pola Pembibitan tahun ini diikuti sebanyak 41.683 Peserta dan dimulai serentak pada 7 - 21 Juni 2021 di 35 Kota di Indonesia dan berjalan lancar.

Baca Juga:
Bahas Optimalisasi Pemanfaatan Aset dan Kampus Berstandar Global, BPSDMP Gelar Rakornis

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Zulfikri mengungkapkan, pelaksanaan tahapan SKD mengikuti protokol kesehatan yang ketat, mulai dari peserta tiba di lokasi ujian, registrasi, hingga keluar dari ruang ujian.

“Situasi Covid-19 yang belum mereda saat ini tentu harus kami siasati, terutama pendaftar Sipencatar, yang meningkat dari tahun sebelumnya, sehingga peserta harus mengikuti protokol kesehatan dengan ketat," urainya.

Baca Juga:
BPSDMP Gelar Workshop Peningkatan Kemampuan Digital Marketing

Mulai dari memakai masker, drop zone bagi pengantar, sehingga tidak ada keramaian, pengukuran suhu peserta, pembatasan peserta di tiap sesi ujian serta membawa hasil tes negatif Rapid Antigen dan Genose di beberapa lokasi ujian yang tingkat penyebaran Covid-19 masih tinggi.

Pelaksanaan Tes SKD di masa pandemi ini diselenggarakan dengan mengacu sepenuhnya pada Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor: 7 Tahun 2021 Tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi Dengan Metode Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara Dengan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

Baca Juga:
Siapkan Pengemudi Angkutan Umum Andal, BPSDM Kemenhub Kerja Sama dengan Dishub DKI Jakarta

“Kami juga menyiagakan tim medis serta berkordinasi dengan Satgas Covid-19 daerah di lokasi ujian," ujar Zulfikri.

Meskipun masih menghadapi situasi pandemi, dia tetap optimistis, para peserta Sipencatar tetap melaksanakan tahap seleksi dengan semangat dan yakin para peserta mendapatkan hasil yang maksimal.

"Saya optimistis, meskipun di situasi pandemi saat ini, seluruh peserta dapat mengerjakan semua tahapan tes dengan baik dan akan mendapatkan hasil yang baik pula, sehingga akan bisa melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya dalam rangkaian Sipencatar Polbit 2021 ini," kata Zulfikri.

Tes SKD merupakan seleksi dalam rangkaian Sipencatar 2021, yang dilakukan guna mendapatkan SDM terbaik sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan di bawah Pemerintah Daerah.

Nantinya akan dididik di Sekolah Tinggi/ Politeknik/Akademi di bawah Kementerian Perhubungan. 

Dengan menggunakan sistem CAT pada tahapan seleksi ini diharapakan para peserta bisa diharapankan lebih kompetitif, objektif, dan transparan di mana hasil seleksi CAT secara live scoring dapat dilihat melalui media online streaming dan link dibagikan sebelum penyelenggaraan seleksi. 

“Dari hasil monitoring yang dilakukan oleh panitia Sipencatar pusat, diketahui bahwa hingga hari ini (16/6/2021), tingkat kelulusan peserta yang lolos melewati nilai ambang batas melebihi 50%, dan di akhir tahapan SKD akan dilakukan perangkingan bagi seluruh peserta seleksi dan diumumkan siapa yang lolos ke tahap selanjutnya," imbuh Zulfikri 

Sipencatar Pobit Kemenhub tahun ini membuka sebanyak 3.210 formasi, terdiri dari 2.436 formasi program studi Polbit Kemenhub, 744 formasi program studi Pokbit Daerah, serta 30 formasi program studi Polbit Kemenhub, khusus putera-puteri Papua dan Papua Barat. (omy)