Jet Tempur Rusia Latihan Mengebom Kapal Musuh di Laut Hitam

  • Oleh : Redaksi

Minggu, 04/Jul/2021 17:20 WIB


MOSKWA (BeritaTrans.com) - Pesawat-pesawat tempur Rusia berlatih mengebom kapal musuh di Laut Hitam selama latihan, pada Sabtu (3/7/2021).

Latihan itu digelar di tengah gesekan dengan Barat atas latihan NATO di kawasan itu, dan menyusul insiden baru-baru ini dengan kapal perang Inggris.

Baca Juga:
Checkmate, Jet Tempur Siluman Baru Rusia, Pesaing F-35 AS

 

Moskwa pekan lalu menantang hak HMS Defender untuk melewati perairan dekat Krimea. London mengklaim berhak melakukan aktivitas tersebut.

Baca Juga:
Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-Mata AS yang Coba Dekati Perbatasan

Rusia mencaplok Krimea dari Ukraina pada 2014, tetapi sebagian besar dunia masih mengakuinya sebagai bagian dari Ukraina.

Kremlin mengatakan kapal itu secara ilegal memasuki perairan teritorialnya dan menuduh London melakukan "provokasi".

Baca Juga:
Jet Tempur Lituania dan Spanyol Cegat Pesawat Perang Rusia

Moskwa mengatakan pihaknya dapat mengebom kapal angkatan laut Inggris jika ada lebih banyak tindakan seperti itu oleh angkatan laut Inggris di lepas pantai Krimea.

Pada Sabtu (6/7/2021), Armada Laut Hitam Rusia mengatakan pesawat tempur dari unit penerbangannya dan dari distrik militer selatan telah mengambil bagian dalam latihan.

 

"Awak pesawat ... melakukan penerbangan pelatihan di atas Laut Hitam, berlatih serangan rudal dan pemboman terhadap kapal musuh yang disimulasikan," katanya seperti dikutip oleh kantor berita RIA.

Latihan tersebut melibatkan pesawat termasuk pesawat tempur multiguna Sukhoi Su-30SM, pesawat pengebom Sukhoi Su-24M, pesawat pengebom tempur Sukhoi Su-34 dan jet tempur Sukhoi Su-27, kata laporan itu melansir Reuters.

Latihan itu dilakukan saat NATO, Ukraina, dan sekutunya melakukan latihan Sea Breeze skala besar di wilayah tersebut.

Latihan itu akan berlangsung selama dua minggu dan melibatkan sekitar 5.000 personel militer dari NATO dan sekutu lainnya. DIlibatkan juga sekitar 30 kapal dan 40 pesawat, dengan perusak rudal AS USS Ross dan Korps Marinir AS ambil bagian.

Moskwa telah menyerukan agar latihan itu dibatalkan dan Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan akan bereaksi untuk menjaga keamanan nasional jika perlu.

(lia/sumber:kompas.com)