Ketatnya PPKM Darurat, Calon Penumpang Bus MPM Tetap Ramai di Terminal Bekasi

  • Oleh : Bondan

Jum'at, 16/Jul/2021 11:53 WIB
Bus MPM trayek Bekasi-Padang di Terminal Kota Bekasi, Jumat (16/7/2021). Foto: BeritaTrans.com. Bus MPM trayek Bekasi-Padang di Terminal Kota Bekasi, Jumat (16/7/2021). Foto: BeritaTrans.com.

BEKASI (BeritaTrans.com) - Di tengah ketatnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPKM) Darurat saat ini. Calon penumpang bus antarkota antarpropinsi (AKAP) Mutia Putri Mulia (MPM) mengalir seperti biasanya di Terminal Induk Kota Bekasi, Jumat (16/7/2021).

Hal ini terlihat saat BeritaTrans.com menyambangi gerai tiket bus MPM yang berada di Terminal Kota Bekasi, sejumlah calon penumpang nampak menanti untuk diberangkatkan ke wilayah Padang, Sumatera Barat.

Baca Juga:
Belasan Bus Geber Terminal Bekasi, Penumpang?

Penumpang bus MPM siap diberangkatkan dari Terminal Kota Bekasi. Foto: BeritaTrans.com.

Namun, calon penumpang ini tak seramai pada biasanya yang sebelum adanya PPKM Daurat.

Baca Juga:
Penumpang dari Berbagai Daerah Akhiri Perjalanan di Terminal Bekasi

"Nggak terlalu ramai banget kalau yang naik dari sini. Tapi masih ada setiap harinya penumpang yang naik dari sini. Dan satu lagi kita selalu ingatkan penumpang harus punya kelengkapan surat perjalanan," ujar Oki salah satu pengurus gerai tiket bus MPM kepada BeritaTrans.com.

Bus MPM Agresive saat di Terminal Induk Kota Bekasi. Foto: BeritaTrans.com.

Baca Juga:
Penumpang Bus Ramai Terus di Terminal Bekasi, Berangkat ke Berbagai Provinsi

Sementara, bus AKAP MPM pun juga terlihat terparkir di area parkir Terminal Kota Bekasi, dengan julukan Agresive. Sebelum adanya PPKM Darurat, bus yang dikenal dengan bus Sultan oleh mayoritas penumpang bus AKAP ini. Tak pernah terparkir lama di Terminal ini, begitu tiba di lokasi dengan mengangkut penumpang. Tidak lama kemudian melanjutkan perjalanannya.

"Mas tahu sendiri kan, kalau sebelum ada PPKM Darurat bus sampai naikin penumpang langsung jalan. Tapi pas ada PPKM Darurat paling lama parkir disini sampai jam setengah sepuluh. Terus lanjut  jalan lagi," pungkasnya. (Dan)