KRL Lengang Penumpang dari Stasiun JakartaKota

  • Oleh : Fahmi

Kamis, 29/Jul/2021 17:57 WIB
KRL tersedia di peron Stasiun JakartaKota tampak sepi, Kamis (29/7/2021) sore. KRL tersedia di peron Stasiun JakartaKota tampak sepi, Kamis (29/7/2021) sore.

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Keberangkatan beberapa rangkaian KRL dari Stasiun JakartaKota sepi pada Kamis (29/7/2021) sore. 

Penumpang masuk stasiun tersebut tetap harus menunjukan STRP yang manyatakan pekerja di bidang esensial dan kritikal atau keteranagan kebutuhan mendesak. 

Baca Juga:
Volume Penumpang KRL Stabil, KAI Commuter Tetap Operasikan 1.081 Perjalanan

Pantauan BeritaTrans.com dan Aksi.id sekitar pukul 17.00 penumpang masuk dilakukan pemeriksaan petugas, dengan menunjukan dokumen yang telah distempel di stasiun sebelumnya. 

Saat rangkaian tersedia, penumpang dapat langsung masuk pada KRL dengan tujuan. Diketahui stasiun ini memberangkatkan jalur keberangkatan untuk KRL tujuan Stasiun Tanjung Priok, Bogor, Bekasi, Cikarang. 

Baca Juga:
Stasiun Bekasi Ramai Penumpang KRL, Masuk dari Selatan juga Utara

Suasana stasiun juga tampak lengamg, hanya ada beberapa orang duduk di kursi tunggu. Dan BeritaTrans.com melihat tidak ada terjadi antrean pada sebelum masa pemberlakuan dokumen perjalanan sebagai syarat naik KRL. 

Rangkaian KRL yang tersedia juga tampak masih banyak rangkaian dengan kursi kosong. Hal itu terjadi saat rangkaian saat diberangkatkan. 

Baca Juga:
KRL yang Kecelakaan di Kampung Bandan Anjlok lagi Manggarai

KRL arah Bekasi juga tampak lengang, bangku rangkaian masih tampak hanya beberapa yang terisi dan tidak ada penumpang berdiri saat pertama sekali diberangkatkan. 

Saat di perjalanan dan menaikkan atau menurunkan penumpang terdapat juga beberapa orang yang naik. Rangkaian semakin terisi oleh penumpang namun masih tetap dengan sesuai tanda tempat duduk yang ada di setiap gerbongnya. 

Saat tiba di stasiun transit seperti Manggarai, juga semakin banyak penumpang yang memenuhi tanda marka yang ada di dalam rangkaian. Tempat duduk semakin dipenuhi dan juga tampak beberapa orang penumpang berdiri dengan secara jaga jarak. 

Tanda berdiri yang berada di bagian tengah KRL antara pintu atau kursi juga tidak dijadikan acuan berdiri oleh penumpang KRL. Pengguna banyak terlihat beridiri di dekat pintu atau berhadapan dengan kursi untuk berpegang tangan pada gantungan yang tersedia. 

KAI menyediakan tempat berdiri dengan tanda merah untuk ditempati oleh pengguna yang berdiri untuk tidak saling berhadapan dengan cara menghadap ke depan ke arah lajunya kereta. KAI juga sebelumya mengharuskan rangkaia diisi oleh 52 orang. Hal itu guna untuk terciptanya jaga jarak. 

Dibertakan sebelumnya oleh KAI Commuter bahwa pada hari kerja KAI Commuter menjalankan 839 perjalanan KRL dengan 90 rangkaian kereta. Jam operasional KRL tetap pukul 04:00 -21:00 WIB. (fahmi)