Pesawat Batik Air Rute Banda Aceh-Jakarta Mendarat Darurat di Kualanamu, Ini Penyebabnya

  • Oleh : Fahmi

Minggu, 29/Agu/2021 20:18 WIB
Penumpang pesawat Batik Air menunggu di ruang tunggu Bandara Kualanamu, Deliserdang setelah pesawat yang mereka tumpangi mendarat darurat adiduga akibat kerusakan mesin, Ahad (29/8/2021). (Foto: Antara) Penumpang pesawat Batik Air menunggu di ruang tunggu Bandara Kualanamu, Deliserdang setelah pesawat yang mereka tumpangi mendarat darurat adiduga akibat kerusakan mesin, Ahad (29/8/2021). (Foto: Antara)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pesawat Batik Air dengan kode penerbangan ID-6897 dengan rute Banda Aceh-Jakarta melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu pada pukul 11.49 WIB. 

Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pesawat yang membawa 271 penumpang, dua awak kokpit, dan sembilan awak kabin itu berangkat dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar dijdwalkan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. 

Baca Juga:
INACA: Iuran Pariwisata jadi Beban Tambahan Penumpang dan Maskapai Penerbangan

“Jadwal keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda pukul 10.45 WIB dan diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 12.50 WIB,” kata Danang dalam keterangannya, Minggu (29/8/2021). 

Dia menuturkan, pesawat Airbus 330-300 dengan registrasi PK-LEL itu sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), yakni pengecekan pesawat sebelum keberangkatan (pre-flight check) oleh awak kokpit (pilot) dan teknisi. 

Baca Juga:
Pesawat Boeing 787 LATAM Airlines Terjun Bebas, Penumpang Terlempar dari Kursi hingga 50 Terluka

“Hasil pengecekan pada pesawat dinyatakan layak terbang dan beroperasi (airworthiness for flight),” ucapnya. 

Namun di tengah penerbangan, pilot melihat adanya indikator pada kokpit yang menunjukkan bahwa komponen pada salah satu mesin pesawat harus dilakukan pengecekan atau pemeriksaan. Indikator tersebut sebelumnya tidak terlihat pada saat pengecekan praterbang. 

Baca Juga:
Pesawat Lion Air Surabaya-Jeddah Berputar-putar di Langit Binjai, Ternyata ini Penyebabnya

Dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan ID-6897, Danang menjelaskan, pilot akhirnya memutuskan melakukan pengalihan pendaratan (divert) ke Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO). 

“Setelah pesawat parkir pada tempatnya, seluruh tamu diarahkan menuju ruang tunggu guna mendapatkan informasi lebih lanjut,” ucap Danang. 

Saat ini, Batik Air telah mempersiapkan pesawat pengganti yang sudah berada di Kualanamu untuk melanjutkan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. 

“Pesawat sudah menjalani pengecekan dan dinyatakan layak terbang dan beroperasi,” katanya.(fh/sumber:iNews)